Kategori: parfum internasional

  • Menkomdigi Tegaskan Video Iklan Prabowo di Bioskop Bentuk Transparansi Publik

    Menkomdigi Tegaskan Video Iklan Prabowo di Bioskop Bentuk Transparansi Publik

    JAKARTA— Menteri Komunikasi dan Virtual (Menkomdigi) Meutya Hafid angkat bicara mengenai penayangan video iklan program kerja Presiden Prabowo Subianto di bioskop.

    Meutya menegaskan prinsip komunikasi publik harus dijalankan di berbagai ruang dan beragam ruang. Dia juga menilai penayangan tersebut merupakan bentuk transparansi publik.

    “Kita juga melihat ini dalam bentuk transparansi publik. Publik harus tahu program-program sudah berjalan, apa yang sudah berjalan, kemudian juga bagaimana pelaksanaannya,” kata Meutya usai rapat tertutup dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen.

    Menurut Meutya, penyampaian informasi dan transparansi program pemerintah merupakan salah satu tugas pemerintah.

    “Tidak hanya Komdigi, tapi bekerja sama dengan PCO dan juga teman-teman lain untuk melakukan penyampaian dan juga transparansi informasi dari program-program pemerintah,” katanya.

    Video yang ditayangkan di layar lebar sebelum pemutaran movie tersebut menampilkan berbagai cuplikan kegiatan dan potongan pernyataan Presiden Prabowo.

    Kontennya memuat narasi dan knowledge capaian program, seperti general produksi beras nasional sebesar 21,76 juta ton hingga Agustus 2025, serta 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi.

    Selain itu, video juga menampilkan informasi bahwa program makan bergizi free of charge (MBG), yang diluncurkan sejak 6 Januari 2025, telah menjangkau 20 juta penerima manfaat.

    Narasi lain menyebutkan peluncuran 80.000 kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih dan 100 Sekolah Rakyat.Setelah pemutaran video, layar menampilkan peringatan dari pihak bioskop agar penonton tidak merekam movie. Barulah kemudian movie diputar.

    Parfum AXL

  • LAPORAN DARI CHINA: Tencent Janji Perluas Bisnis AI di Indonesia

    LAPORAN DARI CHINA: Tencent Janji Perluas Bisnis AI di Indonesia

    SHENZHEN – Perusahaan teknologi asal China, Tencent Holding Ltd., berkomitmen memperluas kemitraan dengan perusahaan asal Indonesia terutama dalam bidang industri berbasis kecerdasan buatan (AI).

    Senior Govt Vice-President of Tencent and CEO of Cloud & Good Industries Staff Dowson Tong mengatakan bahwa, setelah bekerja sama dengan GoTo Staff, Tencent ingin menggaet kemitraan dengan perusahaan lain di Indonesia.

    Selain GoTo yang punya nama besar, dia menegaskan Tencent telah bermitra dengan daftar panjang pelanggan di sektor web, beberapa di bidang pembayaran, di bidang gim dan ritel bahkan lembaga keuangan dan sebagainya.

    “Jadi, kami akan terus bekerja sama dengan mereka, memahami kebutuhan mereka,” katanya dalam Tencent World Virtual Ecosystem Summit (GDES) 2025 di Shenzhen China pada Senin (15/9/2025).

    Dia menambahkan Tencent akan terus melanjutkan kemitraan itu dengan berusaha memahami kebutuhan industri.

    “Dan seperti yang saya katakan, kami tidak hanya ingin membawa layanan cloud publik ke pasar. Kami juga ingin bekerja sama dengan berbagai sektor yang mungkin membutuhkan solusi perangkat lunak di lingkungan cloud.”

    Menurutnya, Tencent juga siap mengikuti regulasi yang mungkin memerlukan cara yang sangat berbeda dalam menangani knowledge. “Kami ingin menjadi pemain yang fleksibel,” tegasnya.

    Salah satu kesuksesan pengembangan pasar internasional adalah kerja sama Tencent dengan GoTo Staff. Pada Juni 2025, Gojek Indonesia — bagian dari GoTo Staff — secara mulus memigrasikan lebih dari 1.000 sistem mikroservice ke Tencent Cloud.

    Menggunakan lebih dari 50 produk Tencent Cloud, termasuk Cloud Digital System (CVM), Cloud Block Garage (CBS), Internet Software Firewall (WAF), Tencent Kubernetes Engine (TKE), dan Elasticsearch Provider (ES), tim melakukan persiapan, pengujian, dan simulasi yang ekstensif.

    Tencent Cloud memperkuat infrastrukturnya dengan memperluas wilayah Jakarta menjadi tiga zona ketersediaan untuk keandalan dan skalabilitas yang lebih besar.

    Setelah melakukan simulasi end-to-end berulang kali dan analisis celah element untuk memastikan keberhasilan sekali jalan, migrasi ini menggunakan teknologi migrasi panas, memungkinkan transisi server yang mulus antarpusat knowledge.

    Teknologi ini mendukung lebih dari 10 jenis database dengan replikasi efisien, pemulihan bencana, dan kemampuan rollback, meningkatkan stabilitas sistem.

    Proses keseluruhan selesai dalam 4 jam dan 54 menit — satu jam lebih cepat dari jadwal.

    Parfum AXL

  • Intip Tanda-tanda Kehidupan Alien Kuno di Planet Mars

    Intip Tanda-tanda Kehidupan Alien Kuno di Planet Mars

    JAKARTA – Rover Perseverance menemukan Cheyava Falls pada Juli 2024 saat menjelajahi formasi ‘Brilliant Angel’, yang merupakan sekelompok bukit batu di tepi utara dan selatan Neretva Vallis.

    Neretva Vallis adalah lembah sungai kuno selebar sekitar 400 meter, yang terbentuk oleh aliran air ke Kawah Jezero, saat Mars masih memiliki air di permukaannya.

    “Penemuan ini merupakan hasil langsung dari upaya NASA untuk merencanakan, mengembangkan, dan melaksanakan misi secara strategis yang mampu menghasilkan jenis ilmu pengetahuan ini,” kata Nicky Fox, wakil administrator Direktorat Misi Sains di Markas Besar NASA di Washington, dikutip dari BBC Astronomy, Selasa (16/9/2025).

    Penemuan tersebut disebut sebagai studi lebih lanjut untuk membenarkan potensi kehidupan kuno di Mars.

    “Dengan publikasi hasil yang telah direview oleh rekan sejawat ini, NASA membuat information ini tersedia bagi komunitas ilmiah yang lebih luas untuk studi lebih lanjut guna mengonfirmasi atau membantah potensi biologisnya” sambung Nicky Fox.

    Rover Perseverance menemukan batuan sedimen yang terdiri dari lempung dan lumpur, yang, ketika ditemukan di Bumi, dapat mengandung bukti kuno kehidupan mikroba masa lalu. Batu-batuan tersebut kaya akan karbon organik, belerang, besi teroksidasi (karat), dan fosfor.

    “Kombinasi senyawa kimia yang kami temukan di Formasi Brilliant Angel berpotensi menjadi sumber energi yang kaya bagi metabolisme mikroba,”

    “Namun, hanya karena kami melihat semua tanda kimia yang meyakinkan dalam information tersebut tidak berarti kami memiliki tanda biologis potensial. Kami perlu menganalisis apa arti information tersebut” kata Joel Hurowitz, ilmuwan dari Universitas Stony Brook, New York, dan penulis utama makalah tersebut.

    Penemuan oleh Rover Perseverance

    Rover Perseverance NASA dilengkapi dengan sejumlah alat untuk menganalisis sampel yang ditemukan di Planet Merah.

    Instrumen PIXL (Planetary Software for X-ray Lithochemistry) dan SHERLOC (Scanning Liveable Environments with Raman & Luminescence for Organics & Chemical substances) digunakan dalam penemuan ini.

    Di Cheyava Falls, ditemukan batu berbentuk panah berukuran sekitar 1 meter x 0,6 meter, yang mengandung bintik-bintik berwarna. Para ilmuwan mengatakan bintik-bintik ini mungkin dihasilkan oleh kehidupan mikroba yang menggunakan bahan kimia dalam batu sebagai sumber energi.

    Perseverance menemukan bukti visible reaksi kimia yang terjadi pada batu, yang tim ilmuwan sebut sebagai ‘bintik-bintik macan tutul’. Bintik-bintik ini mengandung dua mineral kaya besi: vivianite dan greigite.

    NASA mengatakan vivianite ditemukan di Bumi dalam sedimen, rawa gambut, dan materi organik yang membusuk, sementara beberapa kehidupan mikroba di Bumi dapat menghasilkan greigite. Artinya, ini adalah jejak potensial kehidupan mikroba yang menghasilkan energi dan tumbuh.

    Namun, diperlukan bukti lebih lanjut, karena mineral-mineral ini juga dapat terbentuk tanpa adanya kehidupan. Mereka mungkin bisa saja terbentuk akibat suhu tinggi, kondisi asam, dan ikatan dengan senyawa organik. Namun, NASA mengatakan bahwa batuan di Brilliant Angel tidak menunjukkan bukti bahwa mereka mengalami suhu tinggi atau kondisi asam.

    Kehidupan yang penuh vitalitas

    Dulu dianggap bahwa tanda-tanda kehidupan kuno di Mars terbatas pada formasi batuan yang lebih tua, tetapi penemuan ini dilakukan pada beberapa batuan sedimen termuda yang dianalisis oleh Perseverance.

    Ini dapat berarti Mars, mungkin pernah layak huni untuk periode yang lebih lama, atau pada tahap sejarah planet yang lebih akhir daripada yang diperkirakan sebelumnya.

    “Klaim astrobiologi, terutama yang terkait dengan penemuan kehidupan extraterrestrial di masa lalu, memerlukan bukti yang luar biasa”

    “Meskipun penjelasan abiotik untuk apa yang kita lihat di Brilliant Angel kurang mungkin berdasarkan temuan dalam makalah ini, kita tidak dapat mengesampingkannya” kata Katie Stack Morgan, ilmuwan proyek Perseverance di Laboratorium Propulsi Jet NASA di California Selatan.

    Jenis kehidupan Mars apa yang kita bicarakan? Bukan jenis yang datang dengan damai atau pergi ke mana-mana. NASA sedang menganalisis information, melakukan tes tambahan, dan berbagi hasil dengan ilmuwan di seluruh dunia untuk melihat apa yang dapat dipelajari lebih lanjut.

    Ada banyak hal yang harus dikesampingkan, mulai dari kontaminasi sampel secara tidak sengaja hingga kemungkinan asal-asal non-kehidupan organik. Semuanya sulit dilakukan karena jarak jutaan kilometer antara Planet Bumi dengan Mars, tetapi NASA sedang berusaha memecahkannya. (Stefanus Bintang)

    Parfum AXL

  • PT Mora Telematika Masuk Best 50 Emiten Kapitalisasi Pasar Menengah 2025

    PT Mora Telematika Masuk Best 50 Emiten Kapitalisasi Pasar Menengah 2025

    JAKARTA – PT Mora Telematika Indonesia Tbk (“Moratelindo”) (BEI: MORA), salah satu perusahaan penyedia infrastruktur dan jaringan telekomunikasi berbasis serat optik terkemuka di Indonesia, dengan bangga mengumumkan keberhasilan dalam meraih penghargaan sebagai Best 50 Emiten Kapitalisasi Pasar Menengah (MidCap PLCs) dalam acara The sixteenth IICD Company Governance Convention and Award 2025 yang diselenggarakan oleh Indonesian Institute for Company Directorship (IICD) di Ballroom Pullman Lodge Thamrin Jakarta, pada Senin, 15 September 2025.

    Penghargaan ini diberikan kepada emiten atau perusahaan publik yang dinilai berhasil menerapkan praktik governansi korporat yang baik (Good Corporate Governance atau GCG) secara konsisten untuk mendukung perkembangan kinerja perusahaan, serta mendorong peningkatan nilai tambah bagi pemegang saham maupun seluruh pemangku kepentingan.

    Direktur Utama Moratelindo, Jimmy Kadir, menyampaikan apresiasi atas penghargaan ini. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Bagi kami, praktik governansi korporat yang baik bukan hanya sebuah kewajiban untuk memenuhi peraturan, melainkan juga merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan pemegang saham, mitra bisnis, pelanggan, serta seluruh pemangku kepentingan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan standar perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan dalam setiap proses bisnis di Moratelindo,” ujar Jimmy Kadir.

    IICD Company Governance Convention and Award merupakan ajang tahunan yang memberikan apresiasi kepada Emiten atau Perusahaan Publik di Indonesia atas penerapan GCG yang mengacu pada praktik terbaik internasional. Tahun ini merupakan penyelenggaraan IICD yang ke-16 dengan mengusung tema “Development Resilience via Just right Governance: Thriving in Turbulent Occasions” yang menekankan pentingnya GCG dalam menghadapi tantangan bisnis yang dinamis.

    Tentang PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (Moratelindo)Berdiri pada tahun 2000, PT Mora Telematika Indonesia Tbk bergerak dalam bidang aktivitas telekomunikasi dengan kabel, web provider supplier, jasa interkoneksi web (community get right of entry to supplier atau NAP) dan knowledge middle, Moratelindo diposisikan sebagai salah satu penyedia akses jaringan terbesar di Indonesia yang berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam melayani berbagai segmen pelanggan seperti Telekomunikasi, Pemerintah, Usaha Kecil Menengah, dan Perumahan.

    Bersinergi dengan perusahaan besar telekomunikasi dan perusahaan media streaming virtual are living TV – Video, dan perusahaan TV berlangganan, Moratelindo menyediakan bermacam produk dan jasa berupa connectivity, knowledge middle, web products and services dan price added answers. Layanan connectivity dimulai dari World Personal Leased Circuit (IPLC) dan Home Leased Circuit (DLC), seperti Native Loop, Metro-E, dan Cellular Operator Interconnection. Kabel Moratelindo dengan Teknologi DWDM menjangkau seluruh Jawa, Sumatera, Bali, Batam, Bangka, Bintan, Dumai hingga Singapura. Nusantara Knowledge Heart (NDC) Moratelindo menggunakan jaminan standar Internasional dan SLA serta didesain dengan konsep knowledge middle trendy yang berlokasi di 6 kota besar meliputi Jakarta, Batam, Medan, Surabaya, Palembang, dan Bali, dengan tingkat keamanan serta keandalan tertinggi. NDC Moratelindo juga terhubung dengan semua operator telekomunikasi besar, Knowledge Heart Singapura (Equinix dan World Transfer), APJII Alternate, Open-IXP, POP-Gedung lainnya, jaringan LTE, dan banyak gedung bertingkat tinggi.

    Dengan menggunakan kabel bawah laut milik sendiri yang memiliki redundansi penuh ke web cloud internasional, Moratelindo menjadi Penyedia Layanan Web yang paling dapat diandalkan di Indonesia dan melayani sebagian besar Web Provider Supplier, Perusahaan Telekomunikasi, Endeavor, Sektor Pemerintahan, Usaha Kecil Menengah, dan bisnis Ritel.

    Moratelindo Answers seperti Cloud Video Convention, VOIP / IP-PBX / Digital IP-PBX, IPTV Provider, Sensible House & Sensible Place of work, E Mail Safety and Anti Unsolicited mail, Cloud Utility (SaaS – Tool as a Services and products), Controlled Services and products, dan BTS Lodge / Micro Cellular Pole (MCP) merupakan layanan yang berorientasi pada pelanggan dengan manfaat untuk mengurangi opex dan capex pelanggan, harga layanan rendah yang terjangkau, skalabilitas, stabil dan aman, keamanan dan implementasi yang mudah.

    Moratelindo memiliki 9 spine domestik yaitu Dumai-Medan (DAMAI); Jambi-Batam Cable-system (JIBA); Sumatera Spine (SBB); Final Java Spine (UJB); Jayabaya; Palapa Ring Barat (PRB); Palapa Timur Telematika (PTT); Surabaya-Denpasar; dan Bali-Nusa Tenggara, dan 5 spine internasional yaitu Jakarta-Bangka-Bintan-Batam-Singapura (B3JS), World Cable-Machine One (MIC-1), Batam-Dumai-Malaka (BDM), third Direction dan Rising8. Sampai saat ini, Moratelindo mengelola jaringan fiber optic spine baik inland dan submarine serta jaringan akses dengan general lebih dari 56.000 km, lebih dari 788.000 homepass, subscriber lebih dari 227.000, dan memiliki 6 Knowledge Heart, serta community knowledge capability yang telah mencapai lebih dari 32.000 G.

    Parfum AXL

  • Platform Integrasi Multi Industri ESTA XLSMART Sasar Korporasi hingga UMKM

    Platform Integrasi Multi Industri ESTA XLSMART Sasar Korporasi hingga UMKM

    JAKARTA — Digitalisasi yang digalakkan di berbagai industri menyisakan sebuah ‘benang putus’, yang membuat jalannya operasional virtual menjadi rumit dan kurang mulus. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) melalui  Undertaking Good Generation & Automation (ESTA) yang dikelola di dalam negeri berusaha menjahit ‘benang putus’ tersebut.

    Leader Undertaking Industry Officer XLSMART Feby Sallyanto menjelaskan digitalisasi yang dilakukan di seluruh industri menyisakan pekerjaan rumah berupa integrasi multi aplikasi dan industri. Maksudnya, setiap pemain di industri vertikal saat ini menggunakan aplikasi yang berbeda-beda, sehingga untuk memantau pergerakan keseluruhan dalam satu papan pemantau (dashboard) belum dapat dilakukan dengan optimum.

    Dampaknya, pengambilan keputusan untuk menyelesaikan suatu masalah berjalan lebih lambat.

    “Selama ini ada satu benang putus yang tidak terkoneksi,” kata Febby kepada AXL.

    Febby memberi contoh sebuah grup perusahaan kosmetik. Secara bisnis, perusahaan kosmetik tersebut bergerak di sektor manufaktur. Namun, untuk mengirimkan barang ke toko, maka perusahaan tersebut membutuhkan logistik dan transportasi, yang menggunakan platform berbeda dengan platform di manufaktur. Selama ini kedua sistem berjalan secara terpisah sehingga menyulitkan proses pemantauan.

    XLSMART, kata Febby, hadir melalui platform ESTA sebagai sistem yang dapat mengintegrasikan berbagai platform lintas sektor tersebut.

    Febby menuturkan dalam sebuah platform terdapat beberapa infrastruktur, misalkan server, garage, firewall dan yang lain-lain. ESTA akan melakukan kurasi dan mengintegrasi komponen-komponen tadi sehingga nantinya pada saat ada perusahaan di Indonesia yang butuh layanan komputasi perangkat tertentu, dapa dilakukan dengan mudah.

    “Dengan cloud yang ada di Indonesia ini, kami melihat bahwa price bisa jauh lebih efisien. Kedua, pemrosesan dan knowledge garage itu adanya di Indonesia. Sehingga kekhawatiran penggunaan cloud terkait kedaulatan atau safety knowledge diminimalisir,” kata Febby,

    Menggantikan Peran SDM? 

    Parfum AXL

  • Privy Siap Tadah Pendanaan Baru Tahun Depan, Jumlah Pelanggan Melonjak

    Privy Siap Tadah Pendanaan Baru Tahun Depan, Jumlah Pelanggan Melonjak

    JAKARTA — Privy, startup penyedia identitas virtual dan tanda tangan elektronik yang sah dan felony, mencatatkan lonjakan pelanggan hingga 38 kali lipat selama pada 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pencapaian ini membawa perusahaan dalam jalur memperoleh pendanaan baru.

    Leader Working Officer (COO) Privy Nitin Mathur mengungkapkan dalam setahun terakhir perusahaan mencatat peningkatan jumlah klien korporasi dari sekitar 4.000 lebih perusahaan pada 2023 menjadi lebih dari 155.000 pada 2024.

    Nitin menjelaskan bahwa pertumbuhan luar biasa tersebut didorong oleh dua segmen besar yaitu klien undertaking dan bisnis kecil-menengah (UKM). Dari sisi undertaking, Privy kini melayani sekitar 5.500 perusahaan besar. Namun, kontribusi utama justru datang dari sektor UKM.

    “Pertumbuhan paling signifikan berasal dari usaha kecil dan menengah. Mereka semakin sadar akan pentingnya virtual consider, apalagi di tengah maraknya isu deepfake dan transaksi virtual yang makin kompleks,” kata Nitin di Jakarta.

    Chief Operating Officer (COO) Privy Nitin Mathur
    Leader Working Officer (COO) Privy Nitin Mathur

    Salah satu faktor pendorong utama pertumbuhan tersebut, kata Nitin, adalah kerja sama dengan pemerintah. Privy menjadi mitra eksklusif dalam platform e-catalogue dan e-procurement nasional, yang memungkinkan pelaku bisnis skala kecil hingga menengah untuk mengadopsi layanan Privy secara masif.

    Nitin menekankan kehadiran Privy bukan sekadar wacana teknologi, melainkan menjawab masalah nyata berupa pemalsuan identitas melalui tanda tangan virtual. Pemalsuan ini turut berkontribusi atas sejumlah aktivitas ilegal yang tercatat merugikan negara hingga Rp142 triliun.

    “Kami menyelesaikan masalah serius. Virtual consider kini menjadi kebutuhan utama hampir di setiap transaksi bisnis. Itulah mengapa permintaan terhadap otoritas sertifikasi dan tanda tangan virtual melonjak pesat,” ujarnya.

    Pendanaan Baru di Depan Mata

    Privy terakhir kali menggalang pendanaan seri C pada 2022 sebesar Rp746 miliar dari investor world termasuk KKR dan Ventura Capital asal Amerika Serikat. Nitin menegaskan bahwa saat ini perusahaan kembali dalam proses untuk mengamankan putaran pendanaan berikutnya.

    “Kami telah bertemu dengan investor kami, dan sedang aktif menjajaki putaran pendanaan baru. Targetnya, kami bisa mendapatkan komitmen time period sheet pada akhir tahun ini, dengan rencana transaksi dan pencairan dana awal tahun depan,” jelasnya.

    Pendanaan baru ini, kata Nitin, akan digunakan untuk menopang ekspansi bisnis dan memperkuat ekosistem kepercayaan virtual di Indonesia.

    Parfum AXL

  • Ini Arti Suara-suara Aneh dari Tubuh, Termasuk Perut Keroncongan dan Cegukan

    Ini Arti Suara-suara Aneh dari Tubuh, Termasuk Perut Keroncongan dan Cegukan

    JAKARTA – Tubuh kita adalah mesin biologis yang sibuk, dan terkadang, dia mengeluarkan suara-suara aneh.

    Mulai dari perut yang keroncongan di tengah rapat, sendi yang berbunyi ‘krek’ saat peregangan, hingga telinga yang tiba-tiba berdenging.

    Seringkali suara-suara ini membuat kita malu atau bahkan sedikit cemas. Namun, sebagian besar dari suara ini sebenarnya commonplace dan merupakan tanda bahwa tubuh Anda sedang bekerja.

    Pada dasarnya, tubuh kita memang “berisik”. Kuncinya adalah mendengarkan tidak hanya suaranya, tetapi juga sinyal lain seperti rasa sakit. Jika ada suara aneh yang disertai dengan gejala lain yang mengganggu, jangan ragu untuk bertanya pada ahlinya.

    Berikut arti di balik beberapa suara tubuh yang paling umum:

    1. Perut Keroncongan (Abdomen Growling)

    Suara gemuruh atau “krucuk-krucuk” ini bukan hanya pertanda lapar. Suara ini disebabkan oleh kontraksi otot di lambung dan usus (disebut peristalsis) yang mendorong makanan, cairan, dan fuel melalui saluran pencernaan. Proses ini terjadi sepanjang waktu, tetapi suaranya lebih terdengar saat perut kosong karena tidak ada makanan yang meredamnya.
    Hal ini Jarang sekali perlu dikhawatirkan. Namun, jika suara ini disertai dengan nyeri hebat, kram, atau kembung yang terus-menerus, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

    2. Sendi Berbunyi ‘Krek’ (Joints Cracking)

    Bunyi letupan saat Anda meregangkan jari, lutut, atau punggung seringkali disebabkan oleh pecahnya gelembung fuel (biasanya nitrogen) yang terbentuk di dalam cairan sinovial, pelumas alami sendi Anda. Ini adalah proses yang disebut kavitasi dan umumnya tidak berbahaya.

    Selama tidak ada rasa sakit, bunyi ini commonplace. Namun, jika bunyi ‘krek’ disertai dengan nyeri tajam, bengkak, atau sendi yang “terkunci”, itu bisa menjadi tanda adanya masalah seperti radang sendi atau cedera ligamen.

    3. Telinga Berdenging (Ringing Ears)

    Jika Anda mendengar suara denging atau “nging” sesaat setelah berada di tempat yang bising (seperti konser), itu adalah tanda bahwa sel-sel rambut halus di telinga bagian dalam Anda mengalami iritasi. Namun, jika suara ini terjadi terus-menerus, kondisi ini disebut tinnitus. Tinnitus yang kronis atau hanya terjadi di satu telinga harus segera diperiksakan ke dokter. Ini bisa menjadi tanda kerusakan pendengaran, infeksi, atau masalah medis lainnya.

    4. Cegukan (Hiccups)

    Cegukan terjadi ketika diafragma, otot besar di bawah paru-paru Anda mengalami kejang atau kontraksi tiba-tiba. Kejang ini membuat Anda menghirup udara dengan cepat, yang kemudian dihentikan oleh penutupan pita suara secara mendadak, sehingga menghasilkan suara “hik!” yang khas. Pemicunya bisa karena makan terlalu cepat, minum minuman berkarbonasi, atau perubahan suhu.

    Cegukan biasanya hilang dengan sendirinya. Namun, jika cegukan berlangsung lebih dari 48 jam, ini bisa menjadi pertanda adanya masalah medis yang perlu diperiksa.

    5. Hidung Bersiul (Whistling Nostril)

    Suara siulan saat Anda bernapas biasanya disebabkan oleh aliran udara yang melewati saluran hidung yang menyempit. Penyebab paling umum adalah penumpukan lendir akibat pilek atau alergi.

    Biasanya tidak berbahaya dan akan hilang saat hidung Anda bersih. Namun, jika siulan terjadi terus-menerus bahkan saat Anda sehat, itu mungkin menandakan adanya polip hidung atau penyimpangan septum yang perlu diperiksa oleh dokter THT.

    Parfum AXL

  • WHO Ungkap 5,6 Miliar Orang Berisiko Terinfeksi Dengue dan Arbovirus Lainnya

    WHO Ungkap 5,6 Miliar Orang Berisiko Terinfeksi Dengue dan Arbovirus Lainnya

    JAKARTA -Infeksi dengue masih menjadi beban yang signifikan bagi masyarakat di seluruh dunia, menyebabkan krisis kesehatan yang parah, tekanan ekonomi, dan gangguan sosial.

    Insiden dengue meningkat secara signifikan di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir, dengan jumlah kasus yang dilaporkan ke Badan Kesehatan Dunia (Global Well being Group/WHO) meningkat dari 505.430 kasus pada tahun 2000 menjadi 14,6 juta pada tahun 2024.

    Bahkan, knowledge terbaru tentang prevalensi dengue memperkirakan bahwa 5,6 miliar orang berisiko terinfeksi dengue dan arbovirus lainnya.

    Dengue adalah infeksi yang disebabkan oleh virus (DENV), yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus betina yang terinfeksi.

    Penyakit ini lebih umum di daerah beriklim tropis dan subtropis. Pada sebagian orang yang mengalaminya, gejala dengue sering kali tidak tampak atau hanya berupa gejala ringan. Namun, bagi yang mengalaminya, gejala paling umum adalah demam tinggi, sakit kepala, nyeri badan, nyeri sendi, mual, muntah dan ruam kulit.

    Virus dengue terdiri dari empat jenis/serotipe, oleh karena itu seseorang dapat terinfeksi virus dengue lebih dari satu kali, dan infeksi kedua kali dapat meningkatkan risiko terjadinya gejala yang lebih parah.

    Information Kementerian Kesehatan RI mencatat, sampai dengan 22 September 2025, terdapat 115.138 kasus dengue secara nasional dengan 479 kematian. Dari jumlah tersebut, 57 persen terjadi di Pulau Jawa yang menunjukkan tingginya konsentrasi beban penyakit di wilayah dengan populasi padat.

    Sementara itu, DKI Jakarta sebagai provinsi dengan mobilitas penduduk yang tinggi membutuhkan strategi berlapis agar perlindungan terhadap masyarakat dapat lebih diperkuat.

    drg. Ani Ruspitawati, M.M., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh dr. Ovi Norfiana, M.Ok.M., Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, menyampaikan, dengue adalah tantangan kesehatan yang terus kita hadapi setiap tahun dengan dampak yang signifikan bagi masyarakat Jakarta.

    Tahun ini, sampai dengan tanggal 22 September saja, DKI Jakarta mencatat jumlah kasus dengue sebanyak 7.274 kasus dengan 12 kematian.

    Tentunya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan berbagai langkah pengendalian, mulai dari program pengendalian vektor nyamuk seperti 3M Plus dan G1R1J edukasi masyarakat yang berkelanjutan, hingga intervensi berbasis eknologi.

    Salah satu inovasi yang telah kami terapkan adalah implementasi Wolbachia di wilayah Jakarta Barat, yang menjadi pilot untuk memutus rantai penularan virus dengue. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana strategi berbasis sains dapat melengkapi upaya konvensional yang sudah berjalan. Tapi, kami menyadari bahwa pengendalian dengue membutuhkan strategi yang terintegrasi.

    Untuk memberikan perlindungan yang lebih optimum bagi masyarakat, diperlukan pendekatan lain yang juga inovatif. Karena itu, kami bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) melaksanakan vaksinasi dengue, beserta pemantauan aktif, di Jakarta Selatan sebagai langkah pelengkap. Kami percaya bahwa kolaborasi
    lintas sektor ini akan semakin memperkuat upaya perlindungan, sekaligus membuka jalan bagi masyarakat Jakarta untuk mendapatkan manfaat dari berbagai bentuk inovasi kesehatan.”

    Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, SpA(Ok), Guru Besar Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menambahkan pentingnya kewaspadaan terhadap dengue.

    “Dengue adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, di mana seseorang tinggal, maupun gaya hidup; dan bukan hanya saat musim hujan, tetapi juga mengancam sepanjang tahun. Itulah sebabnya masyarakat perlu selalu waspada, karena setiap keluarga berisiko terpapar. Pencegahan sangat penting, sama pentingnya adalah memastikan bahwa setiap intervensi yang dijalankan benar-benar memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan masyarakat.

    Melalui pemantauan aktif vaksinasi dengue pada anak Sekolah Dasar di Jakarta Selatan ini, FKUI bersama Dinkes Provinsi DKI Jakarta dengan dukungan Takeda berupaya menghadirkan mekanisme pemantauan efektifitas vaksin yang lebih sistematis. Kami percaya, dengan langkah ini, kita dapat membangun fondasi yang lebih kuat dan berkesinambungan dalam mengurangi beban dengue di Indonesia.

    Selain itu, kegiatan ini juga akan dilakukan bersama di beberapa daerah lain yaitu Palembang dan Banjarmasin.

    Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menegaskan komitmen FKUI dalam pelayanan kepada masyarakat.

    dr. Fadjar Surya Mensing Silalahi, Plh. Direktur Penyakit Menular, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengatakan upaya pengendalian dengue di Indonesia terus diperkuat dari waktu ke waktu sebagai bagian dari komitmen nasional dalam melindungi kesehatan masyarakat.

    Kementerian Kesehatan telah menetapkan Strategi Nasional Penanggulangan Dengue (STRANAS) 2021–2025 sebagai acuan bersama dalam menekan angka kesakitan dan kematian akibat dengue di seluruh wilayah. Keberhasilan strategi nasional ini tidak hanya ditentukan oleh pemerintah semata.

    Dibutuhkan dukungan nyata dari akademisi, sektor swasta, dan masyarakat agar upaya pencegahan bisa berjalan lebih menyeluruh dan berkelanjutan.

    dr. Arif Abdillah, Head of Clinical Affairs Takeda mengatakan, Takeda memiliki komitmen jangka panjang dalam mendukung Indonesia melawan dengue, sejalan dengan misi untuk menghadirkan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

    “Kami percaya bahwa peningkatan kesadaran publik tentang bahaya dengue, disertai kerja sama lintas sektor yang erat, merupakan fondasi penting untuk mencapai nol kematian akibat dengue pada tahun 2030,” ujarnya.

    Parfum AXL

  • Melancong di Usia Senja, Siapa Takut?

    Melancong di Usia Senja, Siapa Takut?

    Wisata budaya dan religius jadi pilihan lansia melancong ke mancanegara. Hanya saja, persiapan matang dibutuhkan, termasuk latihan fisik seperti banyak jalan kaki.

    Usia bukan lagi hambatan untuk beraktivitas, bahkan untuk melancong hingga ke negeri orang. Seorang diri, tanpa handai tolan, pun bukan persoalan. Itulah yang dilakukan oleh Liong Siak Tjhie (80), seorang wartawan harian berbahasa Mandarin, Huan Qiu Ri Bao, saat mengikuti Eva Air Famtrip selama lima hari ke Taiwan, beberapa waktu lalu.

    Ia menjadi orang yang paling tua di antara 13 anggota rombongan yang kebanyakan berusia di kepala tiga atau empat. Meskipun menjadi yang paling senior, Pak Liong sama sekali tidak merepotkan. Ia bisa mengikuti semua kegiatan yang mayoritas membutuhkan aktivitas jalan kaki yang lumayan jauh, berkisar 15.000-16.000 langkah tiap harinya.

    Lantas, apa resepnya?

    ”Yang pertama, jangan merasa kita sudah tua. Kalau kita merasa tua, jadi bener-bener tua. Jangan ingat umur … jangan ingat umur,” ujar Pak Liong berkali-kali.

    Keyakinan untuk tidak mengingat umur tersebut membuatnya tidak merasa kesulitan untuk beraktivitas di luar rumah. Meski tak boleh mengingat umur, tidak lantas menolak kenyataan bahwa usia memang sudah lanjut kemudian hidup sekenanya, tanpa memperhatikan kesehatan. Tetap tahu batas, dalam bahasa Pak Liong.

    ”Memang belakangan ini saya sering melangkahkan kaki, saya keliling rumah sakit. Bukan karena saya sakit. Hanya cari ada penyakit atau tidak. Ngecek saja. Ini seperti rapor anak sekolahan ya,” kata Liong.

    Keputusannya mengikuti perjalanan wisata ke Taipei, April lalu, pun sudah dipertimbangkan dengan matang. Ia juga mendapatkan izin untuk mengikuti lima hari tersebut dari anak-anaknya, meskipun tak punya kerabat di Ilha Formosa atau Pulau Formosa tersebut. Beda halnya jika berkunjung ke China, ia masih punya kerabat di beberapa kota di negeri tersebut.

    Saat ditanya apakah famtrip tersebut dirasa berat, Lion mengaku sama sekali tidak memberatkan. Ia mengikuti seluruh perjalanan, menikmati setiap atraksi yang disuguhkan. ”Ya, tetapi saya juga tahu diri. Kalau terlalu terjal, saya berjalan semampunya. Sesuai kemampuan saja,” ungkapnya.

    Rangkaian perjalanan kali ini memang agak berbeda dari tur-tur yang biasa dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Rombongan yang diundang oleh Eva Air bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Taiwan tersebut dibawa ke destinasi-destinasi baru yang rupanya hendak diperkenalkan kepada para agensi perjalanan.

    Sebut saja, West Lake Resortopia di wilayah administratif Miaoli dan Lavender Woodland di Distrik Xinshe, kota Taichung. Pemandu wisata yang menemani perjalanan kami, Tommy Lee, mengaku baru pertama kali mengunjungi kedua tempat tersebut merupakan destinasi yang jarang masuk dalam paket tur yang ditawarkan ke wisatawan mancanegara.

    Di dua lokasi ini, pengunjung harus mengeluarkan energi ekstra untuk jalan kaki sedikit menanjak dan relatif jauh. Pada kondisi seperti ini, Pak Liong pun memilih untuk melangkahkan kaki seperlunya dan semampunya saja.

    Namun, dibandingkan saya sendiri yang umur mendekati angka 50, kondisi Pak Liong bahkan jauh lebih baik. Ia masih menganggap enteng ketika bertemu jalan menanjak, padahal napas saya sudah ngos-ngosan, serasa hampir putus. Pak Liong pun mencandai, ”Segitu mah enteng.”

    Lantas, apa latihan yang dipersiapkan oleh Liong untuk mengikuti kegiatan tur tersebut? Ia mengakui banyak jalan kaki, bahkan dirinya sering memilih menggunakan Transjakarta sebagai sarana mobilitas jika berada di Jakarta meskipun di beberapa bagian dirinya harus naik turun tangga untuk menggunakan jembatan penyeberangan menuju pemberhentian Transjakarta.

    ”Orang Indonesia itu biasanya suka melihat sesuatu yang bagus, wah, dan baru. Itu tipikal (turis) Indonesia. Dia tidak suka sesuatu yang berbau kultural, sejarah,” kata Tommy Lee.

    Ini dilakukannya meskipun sang anak memintanya untuk menggunakan jasa ojek roda empat melalui aplikasi. Ia juga tak mau jika ke mana-mana harus diantar oleh anaknya dengan kendaraan pribadi. Ia menolak kedua saran itu karena membuat kesempatannya berjalan kaki menjadi berkurang.

    Selain ke Taiwan, Liong memang relatif sering bepergian ke luar negeri. Setidaknya setahun sekali untuk mengunjungi saudaranya (paman dan bibinya, saudara kandung ayahnya) yang berada di China. Kepergiannya ke Taiwan, selain jalan-jalan, juga untuk mendapatkan satu jawaban mengapa kedua negara (Taiwan dan China) bermusuhan begitu lama, seperti saudara yang belum juga cocok.

    ”Ini bukan soal politik, melainkan ingin tahu saja ya. Lebih ke tradition sebenarnya,” kata Liong. Meski sudah lima hari berada di Taiwan, Pak Liong belum juga menemukan jawabannya.

    Motivasi seperti itu, menurut Tommy, wajar dimiliki oleh para pelancong yang datang ke Taiwan. Sebab, banyak wisatawan yang datang ke Taiwan untuk bernostalgia, melihat tempat-tempat yang merekam peristiwa bersejarah baik bagi masyarakat pada umumnya maupun orang itu sendiri.

    Berdasarkan pengamatannya, turis dari beberapa negara memiliki tipe yang berbeda-beda. Misalnya, turis asal Indonesia lebih suka hal-hal baru yang sedang viral atau tren, wah, dan bagus. Tipikalnya sama hal dengan turis-turis asal Malaysia. Sementara turis lokal Taiwan, Jepang, ataupun Singapura lebih menyukai hal-hal yang mengandung unsur kebudayaan, memiliki nilai seni, dan sejarah.

    ”Orang Indonesia itu biasanya suka melihat sesuatu yang bagus, wah, dan baru. Itu tipikal (turis) Indonesia. Dia tidak suka sesuatu yang berbau kultural, sejarah,” kata Tommy. Satu hal lagi yang diingat Tommy, wisatawan asal negeri plus 62 sering sekali mencari kamar kecil.

    Taiwan sendiri, menurut Tommy, banyak menawarkan hal-hal berbau budaya. Dibandingkan China yang memiliki wilayah yang luas sehingga memiliki destinasi beragam untuk ditawarkan, Taiwan merupakan negara kecil yang luasnya setara dengan Provinsi Jawa Barat. Ia mengungkapkan, negeri ini bisa dikelilingi dengan perjalanan darat dalam waktu lebih kurang 72 jam.

    Efek positif

    Berdasarkan information Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penduduk di dunia yang berusia 60 tahun ke atas adalah 1,1 miliar jiwa pada tahun 2023. WHO memprediksi jumlah tersebut naik menjadi 1,4 miliar jiwa pada tahun 2030. Pertambahan jumlah lansia tentu berimplikasi pada persoalan kesehatan publik. Memelihara kesehatan menjadi hal krusial bagi lansia, tak hanya kesehatan fisik tetapi juga psikis dan kejiwaan. Dengan kesehatan yang baik, para lansia bisa tetap mandiri serta dapat berpartisipasi aktif di keluarga dan komunitas.

    Dari berbagai hasil penelitian, kesejahteraan (well-being), kebahagiaan, dan kepuasan hidup para lansia akan meningkat ketika mereka menjadi pelancong. Kegiatan melancong memungkinkan para turis lansia melampaui pengalaman dan zona nyamannya.

    Dalam artikel berjudul ”Tourism Choice of Seniors and Their Have an effect on on Wholesome Growing old” yang ditulis oleh Ian Patterson, Adela Balderas-Cejudo, dan Shane Pegg, terungkap bahwa wisata bagi kaum manula memiliki pengaruh positif terhadap kehidupan mereka dan berkontribusi pada gaya hidup yang lebih sehat. Artikel tersebut disusun setelah melakukan wawancara kualitatif terhadap 20 orang yang berusia 55 tahun hingga 80 tahun.

    Hasil penelitian itu dikelompokkan ke dalam dua tema, yaitu preferensi wisata terkait dengan waktu, jenis-jenis wisata, dan dengan siapa akan melakukan kegiatan tersebut. Tema kedua, terkait dengan tujuan wisata untuk tujuan kesehatan.

    Terkait dengan waktu, mayoritas lansia mengambil off top season (65 persen) atau bukan pada musim liburan (top season). Kebanyakan menghindari masa-masa liburan sekolah meskipun sebagian lansia menyatakan tidak masalah bepergian ke lokasi wisata pada musim liburan. Selain itu, berwisata bukan di musim liburan juga menghemat biaya akomodasi dan transportasi. Bahkan, keberadaan turis-turis lansia merupakan hal yang berharga dalam pasar pariwisata karena mereka mampu mengisi masa-masa off top season (bukan musim liburan).

    Sebagian lansia lebih suka wisata mandiri (tanpa agen wisata/go back and forth agent), sementara sepertiga lainnya memilih menggunakan jasa agen go back and forth. Motivasi utama untuk berwisata adalah untuk mengunjungi kerabat atau kenalan yang berada di tempat-tempat populer dan ingin didatangi.

    Mengenai tema kedua terkait liburan dan kesehatan, hampir semua responden memiliki kesadaran mengenai kesehatan dan sering mengekspresikan keyakinan mengenai pentingnya touring dan tetap aktif. Beberapa responden yakin touring berpengaruh pada kesehatan mereka, misalnya dengan melakukan aktivitas yang aktif selama touring akan meningkatkan peluang untuk terhindar dari demensia. Karena itu, sebagian responden menjadi heran ketika para manula tidak melakukan aktivitas, kecuali menonton televisi.

    Studi lain menemukan bahwa menua dengan aktif memiliki manfaat signifikan bagi interaksi sosial serta kesehatan fisik dan psikologis lansia. Pariwisata merupakan bagian penting dari kehidupan pascapensiun manusia-manusia senior ini dan sering berfungsi sebagai strategi adaptif untuk membantu orang yang sudah pensiun menghadapi proses penuaan secara commonplace.

    Lansia bertualang? Siapa takut….

    Parfum AXL

  • Singgah Sejenak di Kampung Stamplat Girang, Kabupaten Bandung

    Singgah Sejenak di Kampung Stamplat Girang, Kabupaten Bandung

    Selain bergantung pada hasil perkebunan seperti teh dan kopi, warga secara swadaya lantas mengembangkan kampung tempat tinggal mereka menjadi kampung wisata.

    Tanah masih terlihat basah oleh hujan saat mobil yang kami tumpangi berhenti di depan pintu masuk Kampung Stamplat Girang, Senin (11/8/2025). Gerimis sesekali masih turun saat kami mulai berjalan kaki menuju ke tengah-tengah perkampungan.

    Suasana kampung tampak meriah dengan beragam dekorasi untuk menyambut HUT Ke-80 Kemerdekaan RI. Umbul-umbul, bendera, bola-bola dan bentuk lampion dari plastik bernuansa merah putih menghiasi rumah-rumah warga.

    Di tengah kampung sejumlah warga tampak sibuk membuat dekorasi yang akan digunakan untuk pawai budaya merayakan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI. Mereka menggunakan bambu untuk membuat tandu. Di sebelahnya sebuah mobil bak terbuka yang sudah terpasang kerangka kayu berbentuk rumah.

    Kepala Dusun Kampung Stamplat Girang Dede Komarudin mengatakan, setiap tahun warganya sangat antusias untuk mengikuti pawai dan gelar budaya dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI. ”Selain pawai berkeliling desa bersama komunitas dari desa-desa lainnya, acara budaya juga digelar di tengah kampung,” ujar Dede.

    Kampung Stamplat Girang terletak di Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dari Kawah Putih Ciwidey masih berjarak sekitar 14 kilometer. Sementara dari kota Bandung menuju ke Stamplat Girang ditempuh dalam waktu sekitar 2,5 jam menggunakan mobil.

    Lokasi kampung berjauhan dengan kampung lainnya dan berada di antara lembah serta di tengah-tengah perkebunan teh. Hal itu membuat kendaraan harus berjalan pelan saat menyusuri jalan tanah yang sempit dan berkelok-kelok.

    Dengan lebar jalan yang sebagian besar hanya seukuran satu mobil, membuat pengemudi mesti ekstra hati-hati terutama saat berpapasan dengan kendaraan lain.

    Pada awalnya kampung tersebut dikenal sebagai tempat pemberhentian truk atau mobil yang akan mengangkut kayu hutan. Banyak warga kampung yang bekerja membantu menebang kayu dan memindahkan ke truk sebelum dibawa ke kota.

    Namun, lambat laun pemanfaatan kayu hutan itu tidak diperbolehkan dan aktivitas pengangkutan kayu hutan pun berhenti.

    Dikelilingi hutan yang banyak ditumbuhi pohon jamuju dan perkebunan teh, Kampung Stamplat Girang terlihat mungil. Saat ini, terdapat 26 rumah dengan 33 kepala keluarga yang tinggal di Kampung Stamplat Girang.

    Selain bergantung pada hasil perkebunan seperti teh dan kopi, warga secara swadaya dan bekerja sama dengan sejumlah pihak termasuk Perhutani, lantas mengembangkan kampung tempat tinggal mereka menjadi kampung wisata.

    Diawali dengan menata kampung menjadi lebih rapi dan bersih, kemudian menyediakan lokasi untuk kemping, hingga menyediakan rumah tinggal warga yang dapat disewa atau beralih fungsi menjadi house keep jika ada pengunjung yang ingin menginap. Bermalam di kamar-kamar rumah warga dan berbaur dengan warga desa menjadi salah satu pengalaman yang ditawarkan di tempat ini.

    Untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan kampung, warga antara lain secara rutin bergantian membersihkan jalan kampung dan selokan yang mengalir di depan tiap-tiap rumah warga.

    Uniknya selokan-selokan di kampung ini selain mengalir air yang jernih juga dipenuhi dengan ikan koi.

    Dengan inisiatif yang kuat dan komitmen warga, Kampung Stamplat Girang dapat tumbuh dan menjadi inspiratif desa yang mengembangkan ekonomi lokal warganya berbasis pariwisata dan agro.

    Perkembangan desa wisata di Indonesia dalam satu dekade terakhir sangat menggembirakan. Setiap tahun kuantitas desa wisata di Indonesia juga meningkat secara signifikan.

    Tahun 2024 tercatat ada 6.016 desa wisata berkategori rintisan, berkembang, dan maju yang berpartisipasi aktif dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Jumlah desa wisata yang pada awal 2019 berjumlah 7.500 menjadi 27.000 desa wisata pada medio November 2024.

    Lingkungan desa wisata yang masih asri, didukung dengan ritme kehidupan yang alami serta budaya dan tradisi yang terjaga menjadi modal utama dalam menghadirkan pengalaman wisata yang bermakna.

    Parfum AXL