Kategori: parfum internasional

  • Silang Pendapat Komisi XII DPR di Tengah Isu Ancaman PHK Karyawan SPBU Swasta

    Silang Pendapat Komisi XII DPR di Tengah Isu Ancaman PHK Karyawan SPBU Swasta

    Isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta mulai menguak belakangan ini. Desas-desus itu mengemuka di tengah krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU non plat merah tersebut, dimana  paceklik BBM itu sudah mulai melanda sejak beberapa bulan belakangan.

    Adapun kekeringan BBM itu melanda SPBU swasta seperti Shell yang memiliki 197 SPBU dengan sekitar 5.300 karyawan. Dari total SBPU itu kini hanya tersisa lima yang masih beroperasi.

    Saat ini SPBU tersebut hanya menjual RON 92 sebab jenis lainnya sudah kehabisan stok, ketersedian RON 92 di VIVO diperkirakan bakal habis pada pertengahan bulan ini.

    Hal yang sama juga terjadi pada PT ExxonMobil Lubricants Indonesia yang memiliki jaringan sekitar 1.200 SPBU mini dengan jumlah tenaga kerja langsung sekitar 2.000 orang. Stok BBM mereka diperkirakan bertahan hingga November 2025.

    Isu PHK itu baru-baru ini viral di media sosial dan memicu tanggapan beragam.  Pihak SPBU swasta seperti Shell Indonesia langsung membantah desas-desus itu, sebab semua karyawan mereka tetap diberdayakan karena akan mengoptimalkan toko dan bengkel yang masih berjalan kendati seluruh SPBU mereka dijual ke perusahaan lain.

    Komisi XII DPR RI sudah menindaklanjuti isu PHK massal dan kelangkaan BBM di SPBU swasta itu, DPR telah menggelar rapat bareng sejumlah SPBU swasta yang tengah dilanda paceklik BBM pada Rabu (1/10/2025).

    Politisi Gerindra itu mengatakan hal ini setelah mendengar langsung pernyataan perwakilan BP-AKR yang mengaku stok BBM mereka bertahan hingga akhir Oktober 2025 ini. Adapun AKR mengoperasikan 107 SPBU ditambah 70 SPBU BP, dengan total karyawan sekitar 700 orang.

    “Oke ada 700 orang yang terancam berhenti (di PHK) kalau enggak ada pasokan,” kata Bambang.

    Berbeda dengan Bambang Haryadi, Anggota Komisi XII DPR RI Jalal Abdul Nasir dengan tegas mengatakan, SPBU swasta tak boleh melakukan PHK sebab kelangkaan BBM yang terjadi sekarang ini disebabkan oleh faktor penjualan yang meningkat, bukan karena kuota impor yang dibatasi pemerintah, justru sebaliknya jatah impor untuk SPBU swasta ditingkatkan dibanding tahun lalu.

    Itu artinya saat ini perusahaan SPBU swasta sedang menyerok untung besar, jadi menurut politisi PKS itu kesejahteraan karyawan mesti ditingkatkan, bukan justru sebaliknya melakukan PHK dengan alasan krisis stok BBM.

    “Kalau penjualan naik dan laba meningkat, mestinya ada ruang untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kesejahteraan karyawan. Jangan sampai pekerja dikorbankan di tengah cuan perusahaan yang naik,” kata Jalal dalam keterangannnya dilansir Olenka.id Jumat (3/10/2025).

    Menurut Jalal, saat ini sebagian publik masih salah paham terkait kelangkaan BBM yang berujung pada isu PHK ini, fakta bahwa krisis stok BBM karena peningkatan penjualan itu mesti disampaikan ke masyarakat, jangan sampai pemerintah justru menjadi kambing hitam dari gonjang-ganjing krisis BBM.

    “Fakta ini penting untuk disampaikan ke publik agar tidak salah paham. Jangan sampai masyarakat menilai keliru bahwa pemerintah yang menjadi penyebab kelangkaan,” tegasnya.

    “Pemerintah punya niat baik menjaga ketahanan energi dan devisa, tapi karena kurang tersampaikan dengan baik, publik menganggap seolah-olah pemerintah menghambat,” tambahnya memungkasi.

    parfum AXL

  • Dompet Dhuafa Perkuat Kolaborasi dengan Berbagai Komunitas di Indonesia

    Dompet Dhuafa Perkuat Kolaborasi dengan Berbagai Komunitas di Indonesia


    Dompet Dhuafa mengundang puluhan komunitas dari seluruh Indonesia untuk menghadiri Community Gathering bertema “Spread Kindness, Build Togetherness” di Ampera, Jakarta Selatan pada Kamis (2/9). Acara ini digelar sebagai penguatan jalinan kolaborasi Dompet Dhuafa dan para komunitas yang telah bekerja sama untuk memberdayakan masyarakat.

    Etika Setiawanti, Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa, menekankan pentingnya kolaborasi dalam misi kemanusiaan. Menurutnya, tercapainya target penyaluran dan pemberdayaan penerima manfaat tidak terlepas dari kolaborasi dengan komunitas.

    “Puluhan perwakilan komunitas dari ratusan komunitas yang sudah terhubung dengan Dompet Dhuafa hadir dalam kesempatan ini. Diharapkan, kegiatan ini menjadi ajang terwujudnya sinergi kebaikan dan memunculkan ide-ide maupun gagasan yang penting bagi program kebermanfaatan bagi Dompet Dhuafa. Kami juga berharap bisa memperluas kerja sama dengan banyak komunitas lainnya,” ujar Etika.

    “Kini waktunya anak-anak muda menjadi penggerak kebaikan. Dari mereka, terbuka gagasan-gagasan penting dan ide-ide kreatif dalam hal kebaikan,” kata Ahmad Faqih Syarafaddin selaku General Manager (GM) Penghimpunan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Dompet Dhuafa.

    Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Rinaldi Nur Ibrahim, CEO Youth Ranger Indonesia; Inara Rusli dari Komunitas Teman Searah; serta Wawang Sunarya, penerima manfaat dan penggiat komunitas.

    Rinaldi Nur Ibrahim menyebut bahwa komunitas bukan sekadar tempat meluangkan waktu, melainkan juga meluangkan gagasan, ide-ide, serta curhat-curhat anak-anak muda. Hal positif dalam berkomunitas adalah mengajak anak-anak muda untuk bertumbuh dan menghasilkan gagasan yang positif bagi masyarakat.

    “Youth Ranger sendiri dibangun atas inisiatif anak-anak muda yang membutuhkan wadah. Berawal dari keresahan yang sama dan membentuk pola-pola pikir yang sama tercetuslah untuk membuat komunitas,” ungkap Rinaldi.

    “Indonesia dikenal dengan semangat gotong-royong yang telah menjadi bagian integral dari budaya masyarakatnya. Dalam konteks modern, semangat ini dapat diadaptasi untuk membangun ekonomi berbasis komunitas yang tangguh dan berkelanjutan. Dompet Dhuafa, mengajak komunitas kebaikan dalam memperluas kolaborasi untuk kebermanfaatan yang lebih luas,” pungkas Etika Setiawanti.

    parfum AXL

  • Tips Memahami Polis agar Tenang Ajukan Klaim Asuransi

    Tips Memahami Polis agar Tenang Ajukan Klaim Asuransi

    Growthmates, memiliki asuransi kesehatan menjadi salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko finansial akibat biaya pengobatan yang tidak terduga. Namun, perlindungan itu akan lebih maksimal bila Anda benar-benar memahami isi polis sejak awal. Dengan begitu, saat tiba waktunya mengajukan klaim, Anda tidak perlu khawatir atau bingung mengenai prosedurnya.

    Menurut VP Head of Sequis Training Academy of Excellence (STAE), Ferry Chandra Gunawan, ada dua metode pengajuan klaim yang umum berlaku.

    Dikatakan Ferry, daftar rumah sakit rekanan biasanya bisa ditemukan melalui situs resmi perusahaan asuransi atau dengan menghubungi layanan nasabah. Bagi nasabah Sequis Life, kata dia, informasi tersebut tersedia di Sequis.id atau melalui Sequis Care di 1500 775.

    Rahasia 3P untuk Klaim Lancar

    Ferry menekankan pentingnya nasabah memahami konsep 3P dalam mengajukan klaim agar tidak menemui kendala.

    Pertama, pahami manfaat polis dengan baik, mulai dari batas maksimum pertanggungan, pengecualian, hingga jenis penyakit yang ditanggung maupun tidak, serta fasilitas perawatan yang tersedia.

    Kedua, pelajari persyaratan klaim dengan menyiapkan dokumen pendukung seperti bukti pembayaran rumah sakit, Surat Keterangan Dokter, dan formulir klaim yang bisa ditemukan dalam buku polis atau di website perusahaan asuransi.

    parfum AXL