Kategori: parfum kualitas internasional

  • Induk Usaha Rolling Stone hingga Billboard Gugat Google Perkara Hak Cipta

    Induk Usaha Rolling Stone hingga Billboard Gugat Google Perkara Hak Cipta

    JAKARTA – Google tengah menghadapi gugatan dari Penske Media Company (PMC), pemilik Rolling Stone, Billboard, Selection, Hollywood Reporter, Cut-off date, Vibe, hingga Artforum.

    Google dituduh secara ilegal menggunakan konten penerbit berita untuk membuat ringkasan AI yang merugikan pihak penggugat.

    Mengutip Tech Crunch, gugatan Penske ini merupakan yang pertama menargetkan Google dan perusahaan induknya, Alphabet, terkait dengan penayangan ringkasan berbasis AI di hasil pencarian.

    Sebelumnya, baik penerbit maupun penulis pernah menggugat perusahaan AI lain atas kekhawatiran serupa terkait dengan hak cipta. Di samping itu, Google tengah menghadapi gugatan antimonopoli di Eropa terkait AI Overviews.

    Dalam pertanyaannya, CEO Penske Media Jay Penske menyebut gugatan dilakukan sebagai upaya perlindungan jurnalis serta menjaga keberlangsungan dan integritas media virtual.

    “Kami memiliki kewajiban melindungi jurnalis terbaik PMC dan jurnalisme pemenang penghargaan sebagai sumber kebenaran. Kami juga bertanggung jawab secara proaktif memperjuangkan masa depan media virtual dan menjaga integritasnya yang semuanya terancam oleh tindakan Google saat ini,” kata Penske, dikutip AXL Parfum.

    Sebagai informasi, sejak meluncurkan AI Overviews tahun lalu Google telah dikritik karena dianggap mengancam style bisnis para penerbit yang kontennya diperlukan untuk menghasilkan ringkasan AI dan jawaban yang akurat.

    Gugatan baru ini, melangkah lebih jauh dengan menuduh Google terus menggunakan monopoli untuk memaksa PMC mengizinkan perusahaan menerbitkan ulang konten PMC di AI Overviews, serta menggunakan konten tersebut untuk melatih style AI-nya.

    Dalam pernyataannya, Juru bicara Google José Castañeda mengatakan AI Overviews membuat pencarian Google lebih membantu dan menciptakan peluang baru bagi konten untuk ditemukan.

    “Setiap hari, Google mengirim miliaran klik ke situs di seluruh internet, dan AI Overviews mengirimkan trafik ke lebih banyak ragam situs. Kami akan membela diri terhadap klaim yang tidak berdasar ini,” ujarnya.

    Adapun, dalam gugatan disebut Penske Media mengizinkan Google merayapi situs webnya dalam pertukaran akses dengan trafik yang merupakan kesepakatan elementary mendukung produksi konten di internet komersial terbuka.

    Namun, belakangan Google dikatakan mulai mengaitkan partisipasinya dalam kesepakatan ini dengan transaksi lain yang tidak disetujui secara sukarela oleh PMC dan penerbit lain.

    “Sebagai syarat pengindeksan konten penerbit untuk pencarian, Google kini mewajibkan penerbit juga menyediakan konten tersebut untuk kegunaan lain yang justru menggerus atau mendahului trafik rujukan dari pencarian,” klaim gugatan tersebut.

    Gugatan itu juga menyatakan Penske mengalami penurunan signifikan dalam jumlah klik dari pencarian Google sejak Google mulai meluncurkan AI Overviews.

    Hal itu dikatakan menyebabkan berkurangnya pendapatan iklan bagi penerbit, serta mengancam pendapatan dari langganan dan afiliasi. Adapun, aliran pendapatan yang dimaksud bergantung pada kunjungan di situs PMC.

    Parfum AXL

  • Ekspansi Knowledge Heart International: Tencent Kucurkan Dana Tambahan Rp2,46 Triliun

    Ekspansi Knowledge Heart International: Tencent Kucurkan Dana Tambahan Rp2,46 Triliun

    SHENZHEN – Raksasa teknologi asal China, Tencent Holding Ltd., mengucurkan dana tambahan sebesar US$150 juta setara Rp2,46 triliun sejak awal tahun ini untuk ekspansi international, termasuk membangun pusat data di Arab Saudi dan Jepang.

    Kucuran dana itu menandai ekspansi pertamanya ke Timur Tengah di Arab Saudi serta ekspansi lanjutan ke Jepang dengan membangun pusat knowledge ketiga di Osaka, Jepang, serta kantor baru di Negeri Sakura itu.

    Senior Government Vice-President of Tencent and CEO of Cloud & Good Industries Crew Dowson Tong mengatakan bahwa ekspansi itu menjadikan Tencent menyediakan solusi di seluruh Asia Utara, Asia Tenggara, Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

    “Kami sekarang lebih baik dengan menginvestasikan US$150 juta di Arab Saudi untuk pendirian zona pusat knowledge pertama kami,” katanya dalam pembukaan Tencent International Virtual Ecosystem Summit (GDES) 2025 di Shenzhen, China.

    Menurutnya, Tencent berkeinginan mendirikan kantor-kantornya di seluruh dunia. Hal itu dilakukan untuk memosisikan Tencent mampu memberikan layanan tanpa sekat-sekat negara. Pada saat yang sama, dia menegaskan posisi Tencent mencakup penyediaan sistem layanan selama 7 hari dan 24 jam  nonsetop.

    “Infrastruktur lokal yang sangat lengkap ini menjamin layanan yang sangat andal. Kami berharap bahwa di mana pun di dunia, akses ke sumber daya dan layanan ini tidak akan terganggu,” paparnya.

    Logo Tencent
    Brand Tencent

    Dia melanjutkan Tencent Cloud memiliki tim lokal di wilayah kunci dan jaringan mitra lebih dari 11.000 perusahaan di seluruh dunia. Dia melanjutkan perusahaan terus memperkuat ekosistem globalnya dengan berkolaborasi dengan mitra lokal dan regional untuk memanfaatkan peluang baru.

    Sejak 2016, Tencent Cloud telah memperluas jangkauan internasionalnya, dengan foundation pelanggan internasional yang telah berlipat ganda dalam setahun terakhir.

    Produk, teknologi, dan keahlian industri yang telah teruji mendukung perusahaan-perusahaan di seluruh dunia di lebih dari 80 negara dan wilayah, serta lebih dari 30 industri.

    Selama 3 tahun terakhir, bisnis internasionalnya mengalami pertumbuhan dua digit, melayani merek international terkemuka seperti GoTo Crew, CP Crew, e& UAE, Orange, dan Com2uS.

    Saat ini, Tencent Cloud telah membantu lebih dari 200 perusahaan Fortune 500, termasuk AstraZeneca, Mercedes-Benz, Toyota, BMW, dan Walmart China, untuk masuk ke pasar China.

    Dengan memanfaatkan jaringan internasionalnya, Tencent Cloud juga telah membantu perusahaan China untuk berekspansi secara international.

    Sambil memperkuat posisinya di bidang web dan teknologi, Tencent Cloud juga merambah industri manufaktur, kendaraan energi baru, dan sektor lainnya, muncul sebagai mitra cloud pilihan bagi lebih banyak perusahaan.

    Salah satu kesuksesan pengembangan pasar internasional adalah kerja sama Tencent dengan GoTo Crew. Pada Juni, Gojek Indonesia — bagian dari GoTo Crew — secara mulus memigrasikan lebih dari 1.000 sistem mikroservice ke Tencent Cloud.

    Tencent Cloud memperkuat infrastrukturnya dengan memperluas wilayah Jakarta menjadi tiga zona ketersediaan untuk keandalan dan skalabilitas yang lebih besar.

    Tencent Cloud x CP GroupTencent Cloud baru-baru ini menandatangani kemitraan digitalisasi strategis dengan CP AXTRA, anak perusahaan ritel CP Crew, di Bangkok, Thailand.

    Dengan memanfaatkan large knowledge, solusi AI, dan keahlian industri yang mendalam, Tencent Cloud akan mendukung transformasi virtual CP AXTRA. Mengoperasikan merek seperti Makro dan Lotus, CP AXTRA mengelola lebih dari 2.600 toko di seluruh Thailand dan Asia.

    Sistem ritel dan grosir utamanya sudah beroperasi dengan lancar di Tencent Cloud, secara signifikan meningkatkan efisiensi.

    In step with 24 Desember 2024, Dowson menjelaskan dua aplikasi utama yang dioperasikan CP AXTRA telah melampaui 14 juta unduhan, dengan lalu lintas harian melebihi 1 juta kunjungan.

    Selain itu, Tencent Cloud mengumumkan kemitraan strategis dengan Smiles, super-app dari grup telekomunikasi UAE e& UAE. Kerja sama ini bertujuan mempercepat transformasi virtual bisnis di UAE, memberikan kenyamanan yang ditingkatkan dan pengalaman yang mulus bagi jutaan pengguna.

    Smiles akan mengadopsi Solusi Tremendous-App Tencent Cloud (TCSAS) untuk membangun ekosistem terbuka dan fleksibel—menjadi operator telekomunikasi Timur Tengah pertama yang menerapkan teknologi ini.

    Melalui integrasi yang mulus, mitra dapat dengan cepat bergabung melalui mini-program, sementara konsumen mendapatkan akses terpadu ke layanan dan penawaran yang lebih luas.

    Tencent Cloud juga menggandeng operator telekomunikasi multi-layanan international terkemuka, Orange Heart East & Africa (OMEA). OMEA telah mengadopsi Platform Mini-Program Tencent Cloud dan solusi komunikasi real-time untuk membangun ekosistem super-app virtual terbuka: Max It.

    Aplikasi ini mengintegrasikan layanan telekomunikasi, keuangan, dan e-commerce ke dalam satu platform untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pengguna.

    Mulai Juni 2025, pengguna dapat menjelajahi dan membeli produk bermerek, membayar tagihan, memesan tiket movie dan acara, dan lebih banyak lagi, semuanya dalam Max It, memberikan pengalaman yang lebih kaya dan lancar bagi hampir 160 juta pengguna di Timur Tengah dan Afrika.

    Pada Juli lalu, Midea Crew memigrasikan operasi IT Eropa ke Tencent Cloud, membangun infrastruktur baru melalui pusat knowledge Frankfurt Jerman

    Parfum AXL

  • Cara Melihat Pesan WA yang Sudah Dihapus, Mudah dan Aman

    Cara Melihat Pesan WA yang Sudah Dihapus, Mudah dan Aman

    JAKARTA – Siapa yang tidak penasaran ketika menerima notifikasi pesan WhatsApp, lalu pesan tersebut dihapus oleh pengirim sebelum terbaca? Fenomena ini sering memicu rasa ingin tahu mengenai apa sebenarnya isi chat yang dihapus? oleh seseorang.

    Tidak heran jika banyak orang mencari tahu cara melihat pesan WhatsApp yang sudah dihapus agar tetap bisa mengetahui isi pesan tersebut.

    Kabar baiknya ada beberapa cara melihat pesan WhatsApp yang sudah dihapus. Mulai dari memanfaatkan fitur bawaan ponsel, atau menggunakan aplikasi tambahan, hingga mengandalkan backup chat.

    Setiap metode memiliki kelebihan dan keterbatasannya masing-masing. Namun semua langkah tersebut bisa dilakukan dengan mudah asalkan dilakukan dengan langkah-langkah yang benar.

    Apa Itu Fitur Hapus Pesan WhatsApp?

    Mulai 2017, WhatsApp menghadirkan fitur “Delete for Everybody” atau “Hapus untuk Semua Orang”. Dengan fitur ini, pengguna bisa menghapus pesan yang sudah terkirim, baik di chat pribadi maupun grup, sehingga penerima tidak bisa lagi membacanya.

    Fitur ini berguna ketika seseorang salah kirim pesan, typo, atau tidak jadi menyampaikan sesuatu. Namun, bagi penerima, munculnya notifikasi “Pesan ini telah dihapus” justru sering menimbulkan rasa penasaran.

    Beberapa alasan mengapa orang ingin tahu isi pesan WA yang dihapus:

    • Takut melewatkan informasi penting
    • Rasa ingin tahu terhadap isi chat yang dibatalkan
    • Ingin memastikan apakah pesan yang dihapus relevan atau tidak

    Cara Melihat Pesan WA yang Sudah Dihapus Tanpa Aplikasi

    Bagi Anda yang tidak ingin repot mengunduh aplikasi tambahan, ada beberapa trik sederhana yang bisa dicoba.

    1. Melihat Notifikasi di HP

    Beberapa ponsel Android menyimpan riwayat notifikasi (notification log). Artinya, meskipun pesan sudah dihapus di WhatsApp, isinya masih bisa dilihat melalui log notifikasi.

    Buka Pengaturan → Notifikasi → Riwayat notifikasi. Aktifkan fitur ini jika belum menyala. Setiap kali ada pesan masuk, teksnya akan tersimpan meskipun sudah dihapus.

    2. Menggunakan Widget Notifikasi

    Beberapa ponsel menyediakan widget khusus notifikasi. Anda bisa menambahkan widget ini di layar utama untuk melihat element notifikasi WhatsApp yang sempat muncul.

    3. Cek Pesan Cadangan (Backup)

    Jika pesan sudah sempat masuk sebelum dihapus dan Anda rutin melakukan backup, pesan tersebut bisa saja tersimpan di backup harian WhatsApp. Cara ini akan lebih jelas diuraikan pada bagian khusus tentang backup.

    Baca Juga : Pesan WhatsApp Kini Bisa Disimpan di Google Force

    Cara Melihat Pesan WA yang Sudah Dihapus dengan Aplikasi Tambahan

    Jika fitur bawaan ponsel terasa terbatas, Anda bisa memanfaatkan aplikasi tambahan. Namun, ada disclaimer penting: gunakan aplikasi yang terpercaya, unduh dari Play Retailer atau App Retailer resmi, dan perhatikan izin akses yang diminta. Jangan sembarangan memberi izin yang bisa membahayakan privasi Anda.

    Beberapa aplikasi populer untuk melihat pesan WA yang sudah dihapus:

    • Notification Historical past Log

    Aplikasi ini menyimpan seluruh notifikasi yang masuk, termasuk pesan WA sebelum dihapus

    • WAMR (Recuperate Deleted Messages)

    Aplikasi khusus untuk merekam pesan yang dihapus, baik teks, foto, maupun video.

    • Notisave

    Bisa menyimpan notifikasi WhatsApp dan menampilkan isi pesan meskipun sudah ditarik kembali.

    Langkah umum melihat pesan WhatsApp yang sudah dihapus menggunakan aplikasi tambahan:

    1. Unduh aplikasi dari Play Retailer/App Retailer.
    2. Berikan izin notifikasi agar aplikasi bisa membaca pesan masuk.
    3. Setelah aktif, setiap pesan WA yang masuk akan disimpan otomatis.
    4. Jika pesan dihapus, Anda tetap bisa membacanya melalui aplikasi tersebut.

    Cara Melihat Pesan WA yang Dihapus Lewat Backup Chat

    Selain aplikasi pihak ketiga, cara lain adalah memanfaatkan fitur backup chat yang ada di WhatsApp.

    Menggunakan Google Force (Android)

    1. Pastikan WhatsApp Anda sudah terhubung dengan akun Google.
    2. Aktifkan backup harian/otomatis di Pengaturan → Chat → Cadangan chat.
    3. Jika pesan sempat masuk sebelum dihapus, kemungkinan besar sudah tersimpan di backup.
    4. Untuk memulihkannya, hapus aplikasi WhatsApp lalu instal kembali.
    5. Saat login, pilih opsi Repair untuk mengembalikan riwayat chat.

    Menggunakan iCloud (iPhone)

    1. Buka Pengaturan WhatsApp → Chat → Cadangan Chat.
    2. Pastikan backup iCloud aktif.
    3. Hapus dan instal ulang WhatsApp, lalu pilih Pulihkan Chat dari iCloud.

    Pointers agar lebih efektif:

    • Atur backup harian agar information selalu up-to-the-minute.
    • Gunakan koneksi Wi-Fi agar proses backup cepat dan tidak menguras kuota.

    Pointers Aman Saat Menggunakan Aplikasi Tambahan

    Walaupun banyak aplikasi yang menawarkan cara melihat pesan WA yang sudah dihapus, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan.

    • Risiko Akses Knowledge. Aplikasi pihak ketiga biasanya meminta izin membaca notifikasi, bahkan penyimpanan. Jika aplikasi tidak terpercaya, information pribadi Anda bisa bocor.
    • Keamanan Privasi. Hindari aplikasi dari sumber tidak resmi karena rawan malware. Selalu gunakan aplikasi yang tersedia di Google Play Retailer atau App Retailer.
    • Jaga Privasi Akun WA. Jangan memberikan information login atau kode verifikasi WhatsApp ke aplikasi manapun. Ingat, WhatsApp tidak pernah meminta kode OTP melalui aplikasi lain.

    Saran: jika hanya sekadar penasaran, lebih baik gunakan fitur bawaan ponsel atau backup chat. Aplikasi tambahan sebaiknya hanya digunakan jika benar-benar diperlukan dan dari sumber resmi.

    FAQ

    • Apakah bisa melihat pesan WA yang dihapus tanpa aplikasi? Ya, bisa. Beberapa ponsel Android mendukung log notifikasi atau widget notifikasi yang menyimpan pesan.
    • Apakah iPhone bisa menampilkan pesan WA terhapus? Secara bawaan iPhone tidak memiliki log notifikasi, tapi pesan yang sudah sempat masuk bisa dipulihkan melalui backup iCloud.
    • Apakah aman menggunakan aplikasi untuk melihat pesan WA terhapus? Aman jika aplikasinya resmi dari Play Retailer/App Retailer dan tidak meminta akses berlebihan. Namun, tetap ada risiko kebocoran information jika asal mengunduh.

    Rasa penasaran terhadap pesan WhatsApp yang dihapus memang wajar. Untungnya, ada beberapa cara untuk mengakalinya. Anda bisa memanfaatkan log notifikasi, widget, backup chat, atau aplikasi tambahan. Setiap cara memiliki kelebihan dan risiko masing-masing.

    Jika ingin cara paling aman, prioritaskan fitur bawaan ponsel atau backup resmi WhatsApp. Gunakan aplikasi tambahan hanya dari sumber terpercaya, dan selalu ingat untuk menjaga privasi akun.

    Dengan memahami pilihan ini, Anda bisa lebih tenang dan tidak lagi bertanya-tanya ketika mendapati pesan yang sudah ditarik kembali. Jadi, sebelum terburu-buru menginstal aplikasi, cobalah dulu cara paling sederhana. Karena pada akhirnya, keamanan dan kenyamanan Anda saat menggunakan WhatsApp adalah yang utama.

    Parfum AXL

  • Platform Integrasi Multi Industri ESTA XLSMART Sasar Korporasi hingga UMKM

    Platform Integrasi Multi Industri ESTA XLSMART Sasar Korporasi hingga UMKM

    JAKARTA — Digitalisasi yang digalakkan di berbagai industri menyisakan sebuah ‘benang putus’, yang membuat jalannya operasional virtual menjadi rumit dan kurang mulus. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) melalui  Undertaking Good Generation & Automation (ESTA) yang dikelola di dalam negeri berusaha menjahit ‘benang putus’ tersebut.

    Leader Undertaking Industry Officer XLSMART Feby Sallyanto menjelaskan digitalisasi yang dilakukan di seluruh industri menyisakan pekerjaan rumah berupa integrasi multi aplikasi dan industri. Maksudnya, setiap pemain di industri vertikal saat ini menggunakan aplikasi yang berbeda-beda, sehingga untuk memantau pergerakan keseluruhan dalam satu papan pemantau (dashboard) belum dapat dilakukan dengan optimum.

    Dampaknya, pengambilan keputusan untuk menyelesaikan suatu masalah berjalan lebih lambat.

    “Selama ini ada satu benang putus yang tidak terkoneksi,” kata Febby kepada AXL.

    Febby memberi contoh sebuah grup perusahaan kosmetik. Secara bisnis, perusahaan kosmetik tersebut bergerak di sektor manufaktur. Namun, untuk mengirimkan barang ke toko, maka perusahaan tersebut membutuhkan logistik dan transportasi, yang menggunakan platform berbeda dengan platform di manufaktur. Selama ini kedua sistem berjalan secara terpisah sehingga menyulitkan proses pemantauan.

    XLSMART, kata Febby, hadir melalui platform ESTA sebagai sistem yang dapat mengintegrasikan berbagai platform lintas sektor tersebut.

    Febby menuturkan dalam sebuah platform terdapat beberapa infrastruktur, misalkan server, garage, firewall dan yang lain-lain. ESTA akan melakukan kurasi dan mengintegrasi komponen-komponen tadi sehingga nantinya pada saat ada perusahaan di Indonesia yang butuh layanan komputasi perangkat tertentu, dapa dilakukan dengan mudah.

    “Dengan cloud yang ada di Indonesia ini, kami melihat bahwa price bisa jauh lebih efisien. Kedua, pemrosesan dan knowledge garage itu adanya di Indonesia. Sehingga kekhawatiran penggunaan cloud terkait kedaulatan atau safety knowledge diminimalisir,” kata Febby,

    Menggantikan Peran SDM? 

    Parfum AXL

  • Lenovo Beberkan Strategi Investasi Berjenjang untuk Percepat Adopsi AI Indonesia

    Lenovo Beberkan Strategi Investasi Berjenjang untuk Percepat Adopsi AI Indonesia

    JAKARTA  — Lenovo, perusahaan teknologi asal China, berkomitmen memperkuat kehadirannya di Indonesia melalui strategi investasi jangka pendek, menengah, dan panjang yang menyasar percepatan adopsi kecerdasan buatan (AI), pembangunan ekosistem virtual, serta keberlanjutan.

    Govt Director CAP & ANZ Infrastructure Answers Staff (ISG) Lenovo Kumar Mitra mengatakan Indonesia memiliki potensi besar dalam transformasi virtual, khususnya di sektor yang mengandalkan adaptasi AI untuk mendorong efisiensi bisnis.

    Pendekatan investasi Lenovo tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga pada kepercayaan jangka panjang, peningkatan keterampilan, serta kontribusi terhadap goal ekonomi virtual nasional.

    Dalam rencana investasi jangka pendek, Lenovo menekankan percepatan implementasi AI melalui solusi AI Rapid Get started, sebuah program yang memungkinkan perusahaan memulai proyek AI secara cepat dengan biaya lebih efisien, sekaligus memberikan hasil nyata yang bisa ditingkatkan skalanya seiring waktu.

    “Kami ingin membantu perusahaan di Indonesia agar tidak ragu memulai perjalanan AI. AI Rapid Get started memberikan fondasi yang tepat tanpa proses yang kompleks,” kata Kumar kepada Bisnis, Senin (22/9/2025).

    Sementara itu untuk rencana jangka menengah, Lenovo akan memperkuat kolaborasi dengan mitra lokal, termasuk Unbiased Device Dealer (ISV), device integrator, dan penyedia layanan cloud. Strategi ini dirancang untuk memperluas profesional services and products Lenovo serta mendukung inisiatif alih keterampilan tenaga kerja Indonesia agar lebih siap menghadapi tren AI.

    Govt Director CAP & ANZ Infrastructure Answers Staff (ISG) Lenovo Kumar Mitra

    Kumar menambahkan salah satu faktor penting yang ditawarkan Lenovo adalah type konsumsi fleksibel melalui platform TruScale. Dengan sistem ini, perusahaan dapat mengakses infrastruktur dan kemampuan AI sesuai kebutuhan tanpa harus mengeluarkan investasi awal yang besar, sesuatu yang kerap menjadi hambatan utama bagi bisnis menengah di Indonesia.

    Ke depan, Lenovo menegaskan akan terus memperluas portofolio yang mencakup PC, infrastruktur, komputasi edge, hingga high-performance computing (HPC). Dimensi keberlanjutan juga menjadi pilar utama dalam strategi jangka panjang Lenovo.

    Teknologi pendingin hemat energi Neptune serta praktik ekonomi sirkular diproyeksikan menjadi solusi yang tidak hanya mendukung efisiensi perusahaan, tetapi juga tujuan lingkungan Indonesia yang lebih hijau.

    Dengan pendekatan bertahap ini, Lenovo berharap dapat memperkuat posisinya sebagai mitra utama transformasi virtual Indonesia, sekaligus mendorong adopsi AI dan keberlanjutan yang sejalan dengan schedule pemerintah maupun kebutuhan industri.

    “Bagi Lenovo, Indonesia adalah pasar strategis. Kami tidak hanya ingin menghadirkan teknologi, tetapi juga membangun kepercayaan, memastikan keberlanjutan, dan mendukung visi ekonomi virtual nasional,” kata Kumar.

    Kumar mengatakan berdasarkan studi Lenovo bersama IDC, 65% organisasi di Indonesia memprioritaskan type hybrid atau on-prem untuk beban kerja AI, karena faktor keamanan knowledge, latensi, dan kepatuhan. Di Indoneisa, lanjutnya, kebutuhan ini semakin relevan mengingat transformasi virtual yang cepat di sektor perbankan, manufaktur, hingga ritel.

    “Lenovo melihat peluang besar untuk membantu perusahaan membangun fondasi AI yang kuat mulai dari knowledge control, governance, hingga infrastruktur virtual yang andal,” kata Kumar.

    Hambatan AI di Indonesia …

    Parfum AXL

  • Singgah Sejenak di Kampung Stamplat Girang, Kabupaten Bandung

    Singgah Sejenak di Kampung Stamplat Girang, Kabupaten Bandung

    Selain bergantung pada hasil perkebunan seperti teh dan kopi, warga secara swadaya lantas mengembangkan kampung tempat tinggal mereka menjadi kampung wisata.

    Tanah masih terlihat basah oleh hujan saat mobil yang kami tumpangi berhenti di depan pintu masuk Kampung Stamplat Girang, Senin (11/8/2025). Gerimis sesekali masih turun saat kami mulai berjalan kaki menuju ke tengah-tengah perkampungan.

    Suasana kampung tampak meriah dengan beragam dekorasi untuk menyambut HUT Ke-80 Kemerdekaan RI. Umbul-umbul, bendera, bola-bola dan bentuk lampion dari plastik bernuansa merah putih menghiasi rumah-rumah warga.

    Di tengah kampung sejumlah warga tampak sibuk membuat dekorasi yang akan digunakan untuk pawai budaya merayakan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI. Mereka menggunakan bambu untuk membuat tandu. Di sebelahnya sebuah mobil bak terbuka yang sudah terpasang kerangka kayu berbentuk rumah.

    Kepala Dusun Kampung Stamplat Girang Dede Komarudin mengatakan, setiap tahun warganya sangat antusias untuk mengikuti pawai dan gelar budaya dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI. ”Selain pawai berkeliling desa bersama komunitas dari desa-desa lainnya, acara budaya juga digelar di tengah kampung,” ujar Dede.

    Kampung Stamplat Girang terletak di Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dari Kawah Putih Ciwidey masih berjarak sekitar 14 kilometer. Sementara dari kota Bandung menuju ke Stamplat Girang ditempuh dalam waktu sekitar 2,5 jam menggunakan mobil.

    Lokasi kampung berjauhan dengan kampung lainnya dan berada di antara lembah serta di tengah-tengah perkebunan teh. Hal itu membuat kendaraan harus berjalan pelan saat menyusuri jalan tanah yang sempit dan berkelok-kelok.

    Dengan lebar jalan yang sebagian besar hanya seukuran satu mobil, membuat pengemudi mesti ekstra hati-hati terutama saat berpapasan dengan kendaraan lain.

    Pada awalnya kampung tersebut dikenal sebagai tempat pemberhentian truk atau mobil yang akan mengangkut kayu hutan. Banyak warga kampung yang bekerja membantu menebang kayu dan memindahkan ke truk sebelum dibawa ke kota.

    Namun, lambat laun pemanfaatan kayu hutan itu tidak diperbolehkan dan aktivitas pengangkutan kayu hutan pun berhenti.

    Dikelilingi hutan yang banyak ditumbuhi pohon jamuju dan perkebunan teh, Kampung Stamplat Girang terlihat mungil. Saat ini, terdapat 26 rumah dengan 33 kepala keluarga yang tinggal di Kampung Stamplat Girang.

    Selain bergantung pada hasil perkebunan seperti teh dan kopi, warga secara swadaya dan bekerja sama dengan sejumlah pihak termasuk Perhutani, lantas mengembangkan kampung tempat tinggal mereka menjadi kampung wisata.

    Diawali dengan menata kampung menjadi lebih rapi dan bersih, kemudian menyediakan lokasi untuk kemping, hingga menyediakan rumah tinggal warga yang dapat disewa atau beralih fungsi menjadi house keep jika ada pengunjung yang ingin menginap. Bermalam di kamar-kamar rumah warga dan berbaur dengan warga desa menjadi salah satu pengalaman yang ditawarkan di tempat ini.

    Untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan kampung, warga antara lain secara rutin bergantian membersihkan jalan kampung dan selokan yang mengalir di depan tiap-tiap rumah warga.

    Uniknya selokan-selokan di kampung ini selain mengalir air yang jernih juga dipenuhi dengan ikan koi.

    Dengan inisiatif yang kuat dan komitmen warga, Kampung Stamplat Girang dapat tumbuh dan menjadi inspiratif desa yang mengembangkan ekonomi lokal warganya berbasis pariwisata dan agro.

    Perkembangan desa wisata di Indonesia dalam satu dekade terakhir sangat menggembirakan. Setiap tahun kuantitas desa wisata di Indonesia juga meningkat secara signifikan.

    Tahun 2024 tercatat ada 6.016 desa wisata berkategori rintisan, berkembang, dan maju yang berpartisipasi aktif dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Jumlah desa wisata yang pada awal 2019 berjumlah 7.500 menjadi 27.000 desa wisata pada medio November 2024.

    Lingkungan desa wisata yang masih asri, didukung dengan ritme kehidupan yang alami serta budaya dan tradisi yang terjaga menjadi modal utama dalam menghadirkan pengalaman wisata yang bermakna.

    Parfum AXL

  • Senandung Kebebasan dari Dublin

    Senandung Kebebasan dari Dublin

    Berada di Dublin, Irlandia, pada musim panas menawarkan kehangatan dan keleluasaan untuk menjelajahi warisan budaya yang hidup di kota itu.

    Berada di jantung kota Dublin tidak hanya dapat menikmati keindahan pemandangan alam dan deretan bangunan tua bersejarah. Ibu kota Irlandia tersebut juga membawa semangat kebebasan berekspresi hingga melahirkan sejumlah musisi kelas dunia.

    Langit di Kota Dublin, Irlandia, Minggu (22/6/2025), tertutup mendung. Saat membuka jendela kamar lodge, matahari masih bersembunyi di balik awan abu-abu. Melihat padatnya time table Konferensi Internasional Pengendalian Tembakau 2025, waktu senggang sepanjang pagi ini merupakan saat tepat untuk menelusuri pusat kota itu.

    Rintik hujan disertai angin kencang menyambut begitu keluar dari penginapan. Meski demikian, cuaca yang kurang bersahabat itu tidak menyurutkan hasrat untuk menjelajahi kawasan wisata budaya di sepanjang Sungai Liffey yang jernih airnya saat musim panas.

    Sungai Liffey membelah kota menjadi sisi utara dan selatan, dengan pusat kota berada di antara keduanya. Dublin mempertahankan nuansa masa lalu dengan elemen kota dari zaman Viking, dari kastil Dublin hingga monumen penghormatan para penulis Irlandia.

    Salah satu keuntungan berada di Dublin adalah banyak hal bisa dilakukan dengan berjalan ataupun transportasi publik. Dengan wilayah tak terlalu luas, sekitar 115 kilometer persegi atau seperenam dari Ibukota Jakarta, disertai kekayaan sejarah dan bangunan-bangunan bersejarah nan indah, ada banyak hal untuk dilihat di tiap sudut kota.

    Untuk menjangkau berbagai sudut kota, tersedia bus dan tram dengan tarif harian ataupun berlangganan. Ada juga bus wisata yang siap mengantarkan kita menuju tempat-tempat wisata dan ikonik di Dublin selama 24 jam dengan tarif berkisar 25 euro. Jika ingin lebih leluasa sekaligus berolahraga, bisa juga berkeliling kota menggunakan sepeda yang disewakan di jalur khusus sepeda.

    Setelah melangkah beberapa meter dari lodge, pandangan mata pun tertuju ke seberang jalan, tepatnya jembatan Ha’penny, yang menghubungkan dua sisi Sungai Liffey. Setelah melintasi sungai melalui jembatan, tampak deretan toko suvenir, butik, kafe, bar, dan galeri budaya. Mural menghiasi dinding bangunan di jalan berbatu.

    Di sudut jalan, banyak turis berfoto di depan salah satu pub tertua di Dublin, yakni Temple Bar, yang beroperasi sejak tahun 1840. Bagian luar bangunan itu berbahan kayu warna merah, dihiasi lampu-lampu antik dan keranjang gantung dengan bunga warna-warni.

    Distrik Temple Bar yang ramai tak hanya menjadi surga belanja suvenir dan minum. Di sekitar Sungai Liffey itu, kita bisa mengunjungi beberapa museum dan bangunan bersejarah, antara lain Museum Whiskey Irlandia, Gudang Guiness, dan bangunan Kastil Dublin.

    Selama berabad-abad, Kastil Dublin yang dibangun pada awal abad ke-13 di lokasi permukiman Viking, berfungsi sebagai pusat pemerintahan Inggris, lalu Britania Raya di Irlandia. Pada 1922, setelah kemerdekaan Irlandia, kastil itu jadi kompleks pemerintahan dan obyek wisata utama.

    Saat hari beranjak siang, kawasan wisata itu makin ramai. Para turis dan warga setempat memadati restoran, kafe, dan bar untuk menyantap hidangan ataupun minum untuk melepas dahaga sambil berbincang dan menikmati alunan musik. Di sudut jalan, musisi jalanan menyanyikan lagu sambil memainkan gitar ataupun alat musik tradisional Irlandia.

    Warisan musik Dublin sama legendarisnya dengan warisan sastranya, membuat kota ini jauh melampaui ekspektasi di kancah internasional. Bagi pencinta musik, salah satu tempat yang patut dikunjungi adalah Museum Rock and Roll Irlandia.

    Di tempat itu, kita bisa menelusuri semua hal terkait industri musik Irlandia lebih dari setengah abad terakhir. Sebelum memasuki museum, sungguh sayang jika melewatkan kesempatan untuk berfoto di dinding luar museum yang bertuliskan Wall of Popularity Dublin.

    Dinding bagian luar museum tersebut bercat merah dan hitam dengan jendela-jendela kaca berbentuk segi empat yang lebar. Di jendela-jendela kaca itu, terpampang foto-foto diri dan sampul album beberapa penyanyi dan musisi Irlandia antara lain Sinead O’Connor, Eric Bell, pendiri grup musik Skinny Lizzy, dan grup rock Indie Pillow Queens.

    Untuk mengikuti tur berpemandu di museum itu, pengunjung mesti membayar tiket masuk 26 euro. Setelah antre masuk museum selama 30 menit, Anto, perempuan asal Chile, pun menghampiri dan memandu berkeliling museum tersebut.

    Eksplorasi sejarah musik

    Ini tak sekadar kunjungan museum biasa, tetapi perjalanan interaktif ke jantung budaya musik Dublin yang berkembang pesat. Tempat yang berdiri sejak tahun 2015 ini penuh dengan memorabilia dan foto-foto autentik yang menghidupkan kembali legenda musik Irlandia.

    Saat menelusuri lorong-lorong kompleks musik yang berperan dalam karier para seniman Irlandia, seolah terhubung dengan sejarah musik rock Irlandia sejak 1970-an hingga kini. Apalagi saat berada di ruangan sama yang dulu kerap dikunjungi para musisi pencetak sejarah musik.

    Perjalanan diawali dengan menuruni tangga menuju ruang bawah tanah yang gelap. Di salah satu ruangan, terpajang pelat-pelat piringan hitam karya musisi terkemuka Irlandia mulai dari Gary Moore hingga Enya, dan memorabilia legenda musik seperti keyboard dan gitar.

    Ada sudut khusus untuk mengenang Rorry Gallagher, musisi, penyanyi, dan penulis lagu rock asal Irlandia yang dijuluki sebagai dewa gitar. Sejumlah gitar miliknya dipajang di kotak kaca dilengkapi lukisannya dan video yang memutar pementasan musiknya.

    Tak hanya pelat-pelat piringan hitam dan alat musik, di ruangan itu juga terdapat foto-foto autentik Rorry Gallagher. Foto-foto berwarna hitam-putih disertai dengan video yang merekam aksi panggung musisi legendaris tersebut.

    Evy Rachmawati
    Anto, pemandu, sedang menjelaskan mengenai koleksi Museum Rock and Roll Irlandia, kepada rombongan wisatawan, di Kota Dublin, Irlandia, Minggu (22/6/2025).

    Selanjutnya, pengunjung diajak memasuki ruang pameran band U2. Ada settee, foto-foto lama, piringan hitam, tiket dari masa awal U2 dikenal, jaket coklat besar generation ’80-an, seperangkat alat musik band, dan memorabilia lain yang menggambarkan perjalanan grup tersebut.

    Di ruang bercermin yang dirancang untuk bermain musik bersama itu, Anto mengajak pengunjung memainkan alat musik demi merasakan sensasi pengalaman rock and roll. Beberapa pria pun mencoba memainkan drum. ”Saya berkunjung ke sini karena suka musik,” tutur Mai, pengunjung dari Jerman.

    Saya berkunjung ke sini karena suka musik.

    Sejenak merasakan sensasi bermain musik rock and roll, berada di ruangan yang sama di mana para musisi terkemuka pernah singgah. Tak perlu malu karena tak bisa memainkan alat musik. Sekadar menabuh drum ala kadarnya pun sudah menimbulkan rasa senang.

    Kemudian, tur berlanjut dengan menyaksikan pemutaran movie pendek dokumenter tentang evolusi musik rock di Irlandia dan musik sebagai jalinan kehidupan Irlandia di ruangan lain. Dalam 10 menit lebih, movie ini merekam jejak perkembangan karier beberapa musisi kenamaan Irlandia, termasuk Dubliners.

    Piringan hitam dan memorabilia para penyanyi dan musisi legendaris Irlandia terpajang di Museum Rock and Roll Irlandia, di Kota Dublin, Irlandia, pada Minggu (22/6/2025).

    Anto lalu membawa kami menaiki tangga menuju ruangan besar nan gelap di mana terdapat panggung musik, The Button Manufacturing unit. Menurut laman Dublin.ie, dulu tempat itu adalah pabrik pakaian dalam. Musisi Nile Rodgers dan Van Morrison pernah duduk di belakang panggung itu. ”Di sini biasa ada pentas musik,” ujarnya.

    Perjalanan menelusuri jejak industri musik di Irlandia berlanjut ke gedung di seberang museum, lokasi Temple Lane Recording Studios, studio musik di mana para musisi ternama merekam lagu. Di lantai atas, terdapat studio rekaman dan memorabilia beberapa artis kenamaan, seperti piyama dan jaket penyanyi Michael Jackson dan kostum panggung Sinead O’Connor.

    Semangat antikekerasan

    Dari tur ini tergambar semangat kesetaraan dan kebebasan dari segala bentuk kekerasan, ketidakadilan, serta penindasan, dalam berbagai karya musik yang dihasilkan para musisi Irlandia. Salah satunya adalah lagu U2 berjudul ”The place the Streets Have No Title”.

    I need to run, I need to cover/I wanna tear down the partitions that hang me inside of/I wanna succeed in out and contact the flame/The place the streets don’t have any title (Aku ingin lari, aku ingin bersembunyi/Aku ingin meruntuhkan tembok yang menahanku di dalam/Aku ingin meraih dan menyentuh api/Di mana jalanan tak bernama)

    Sepenggal lirik lagu ”The place the Streets Have No Title” dari band rock Irlandia, U2, ini menjadi lagu pembuka album mereka tahun 1987. Lagu ini menyuarakan kesetaraan melalui gagasan mengenai suatu tempat di mana standing sosial tak ditentukan alamat seseorang.

    Irlandia tak hanya dikenal sebagai tempat asal grup U2. Di museum itu juga terdapat memorabilia sejumlah penyanyi dan grup musik lainnya dari negeri itu yang mendunia antara lain musisi dan penyanyi blues Gary Moore, penyanyi Enya, Sinead O’Connor, band rock Cranberries, dan band beraliran people rock The Corrs.

    Band-band seperti The Chieftans dan Clannad pun meraih kesuksesan yang mendunia, membawa musik tradisional Irlandia. Musik Irlandia juga berpengaruh besar pada band seperti Skinny Lizzy dengan lagu hitsnya ”Whiskey in The Jar” dan jadi ikon rock and roll.

    Sementara lagu Cranberries, ”Zombie”, terinspirasi dari pengeboman di Warrington, Inggris, pada 1993 oleh Irish Republican Military, yang menewaskan dua anak. Lagu itu memprotes perang dan pelaku kekerasan diibaratkan zombie yang mengabaikan nyawa manusia.

    Plat piringan hitam karya Gary Moore dengan lagu ”After The Warfare” pun dipajang di dinding salah satu ruang museum. Lagu itu menyampaikan pesan rekonsiliasi, dengan menyoroti bagaimana perang meninggalkan luka pada individu, secara fisik dan emosional.

    …When the battles were gained?/inside of your lonely castle/the fight’s simply begun/after the battle/who will you preventing for (kapan perang dimenangkan?/dalam benteng kesepianmu/pertempuran baru dimulai/setelah perang/siapa yang akan kamu perjuangkan).

    Atmosfer musik yang kuat dan suasana kota yang hangat membuat Dublin menjadi salah satu tempat tujuan anak muda untuk melancong maupun bekerja. Dari Dublin, suara kebebasan dan kesetaraan pun menggaung hingga ke seluruh penjuru dunia.

    Parfum AXL

  • Bali yang Disimpan, Diperam, dan Dilepaskan Auguste

    Bali yang Disimpan, Diperam, dan Dilepaskan Auguste

    Auguste Soesastro seperti melakukan ”fermentasi” selama bertahun-tahun untuk merespons ”rasa” dari Bali versi terkini. Penggunaan bahan klasik yang dipadukan dengan rancangan bersiluet modern seolah mencerminkan dualitas budaya yang berdampingan di Bali. Begitu dinamis dan universal seiring waktu.

    Penafsiran yang matang tentang Bali itu tak lahir dalam sekejap. Sebelumnya, Auguste pernah memperkenalkan koleksi yang terinspirasi dari tarian Bali di New York, Amerika Serikat, pada tahun 2010. Sejak saat itu, dia terus mengamati, meriset, dan mengeksplorasi banyak hal.

    Benar saja, semakin lama diperam, koleksi 27 tampilan busana karya Auguste bertajuk ”Archipelago Cruise” yang tampil dalam Plaza Indonesia Fashion Week, Jakarta, Minggu (28/9/2025), terlihat segar dan berani tanpa meninggalkan ciri khas detail garis, konstruksi potongan, dan minim ornamentasi.

    ‘”Sebenarnya karena research yang ’tidak selesai’ (berkesinambungan). Nanti beberapa tahun lagi kalau dapat ide atau gagasan baru, mungkin bisa keluar lagi (koleksi lainnya), tapi untuk sekarang saya rest dulu (dari tema ini),” ucap pendiri label Kraton ini, ditemui seusai acara.

    Pada pembuka, penonton disuguhi lanskap matahari saat siang di atas lautan luas pada layar di latar belakang. Kemudian, satu per satu model melintasi landas peraga. Salah satu model pria mengenakan setelan jas dan celana pendek selutut berwarna putih, menampilkan kesan santai nan elegan.

    Biasanya jas yang memiliki kerah shawl identik dengan kesan formal dan serius. Auguste melembutkan kesan itu dengan membuat kerah atas yang tegak, sedikit mengingatkan pada Napoleon collar, kerah pada jas yang dikenakan kaisar Perancis, Napoleon Bonaparte. Bagian depan kerah berkancing yang dibuat melebar memberi efek dada terlihat bidang.

    Setelah mata dimanja dengan warna putih, muncul busana bernuansa hitam. Setelan rok panjang hitam bermotif garis dan atasan blus hitam semi-dress berlengan panjang yang terlihat nyaman dikenakan model. Ini dipertegas dengan keberadaan dua saku pada kanan dan kiri rok, yang menjadi andalan untuk menyelipkan tangan saat teriknya matahari ataupun cuaca yang dingin.

    Pakaian keseharian di Bali tak melulu dikaitkan dengan yang berbahan minim, Auguste menyajikan pilihan lain yang panjang dan nyaman dipakai harian. Rancangan ini dilengkapi aksen kain ikat pinggang berwarna senada yang dililitkan pada pinggang sehingga menampilkan batas pinggang ke atas dan bawah tanpa membuat lekuk tubuh terlihat ketat.

    Menurut saya, Bali zaman sekarang sebagian besar sudah ”westernized” sekali. Saya ingin menunjukkan baju-baju yang bisa dipakai di Bali masih punya jejak tradisional Indonesia, tapi tampilannya tetap internasional.

    Eksplorasi

    Fragmen selanjutnya yang ditampilkan pada latar belakang layar adalah video masyarakat Bali yang menjalankan tradisi atau upacara adat pada sore hari. Ada lima rancangan pakaian khas Bali yang elemen tradisionalnya ditunjukkan lewat bawahan kain songket Bali.

    Auguste tidak terlalu banyak memainkan warna terang pada koleksi atasan di segmen ini. Ia coba memadukan elemen itu dengan warna cerah pada corak tenunan songket Bali yang lebih geometrik.

    ”Menurut saya, Bali zaman sekarang sebagian besar sudah westernized sekali. Saya ingin menunjukkan baju-baju yang bisa dipakai di Bali masih punya jejak tradisional Indonesia, tapi tampilannya tetap internasional. Jadi, bukan baju barat dan bukan juga baju tradisional panggung (setengah kostum), saya mencari jalan tengah,” ucapnya.

    Kali ini eksplorasinya dengan memadukan songket Bali menghasilkan pendekatan yang menyenangkan dan segar. Bisa dikatakan bahwa penggunaan kain tradisional tidak membuat fokus orang akan langsung tertuju pada kainnya, tetapi justru ke desain baju atasan yang anggun nan elegan.

    Salah satu contohnya terlihat pada rancangan blus atasan berbahan viscose yang dipadukan songket Bali berwarna dasar kemerahan. Blus itu menciptakan efek melayang dan jatuh mengikuti garis potongan. Siluet pakaiannya terlihat longgar sehingga menghadirkan ruang gerak yang cukup nyaman bagi yang mengenakan. Sementara kain songket yang dibuat tegak lurus membuat anggun secara tampilan keseluruhan.

    Tampilan wastra tak tampak mendominasi. Sebaliknya, perpaduan bahan tradisional dan rancangan yang modern justru saling menguatkan. Koleksi atasan pada segmen ini terlihat akan mudah dipadu padan dengan berbagai macam bawahan selain kain. Ruang keleluasaan ini membuat koleksi ini bisa berdaya pakai panjang.

    ”Ini kan koleksinya Bali, tapi Bali zaman sekarang itu masih ada semua pengaruh, ya. Saya mau kasih lihat bahwa masih ada tradisionalnya sedikit dan tradisional itu sebenarnya bisa berkembang,” tuturnya.

    Nyaman

    Kenyamanan yang diutamakan ini terlihat dari pemilihan jenis kain yang digunakan. Sebagian besar desain rancangan yang hadir dalam koleksi ini menggunakan linen premium, salah satunya desain jaket parka linen. Daya serap tinggi yang dimiliki kain linen membuat parka ini cocok dipakai dalam cuaca panas sekalipun, seperti di Bali.

    Menjelang pengujung pergelaran, tampil gaun panjang berbahan laminated lurex crepe yang cukup mencuri perhatian. Di bawah cahaya lampu, gaun ini memantulkan kilau lembut yang memberi aura glamor elegan yang pas. Keglamoran dalam garapan Auguste senantiasa terasa senyap, tak berteriak.

    Potongan gaunnya membentuk kesan anggun saat sang model melangkah. Tambahan aksen ikat pinggang membuat tubuh terlihat ramping dan kaki lebih jenjang.

    Di balik setiap rancangan minimalis Auguste selalu tersimpan pesan yang tak terucap, tapi bisa dirasakan. Dalam proses kreatifnya, dia selalu mempertanyakan sesuatu. Satu hal yang diyakininya, sebuah desain itu bisa berevolusi ketika perancangnya mempertanyakan sesuatu.

    ”Saya tahu ada batasan-batasannya, tetapi batasan itu tetap punya ujungnya sampai di mana. Nah, bagian itu yang selalu saya coba mainkan dan dorong terus,” ujar perancang yang sejak kecil menjadi kosmopolit itu.

    Bagi dia, tahap penelitian atau melakukan riset itu amat penting. Tidak hanya terlihat bagus secara estetika, tapi harus juga diikuti dengan penelitian. Sekali lagi, Auguste selalu memperhatikan detail kenyamanan, bukan demi estetika saja.

    Koleksi Bali milik Auguste menjadi contoh bahwa setiap ide yang datang harus diendapkan untuk kemudian diwujudkan. Setelah menyelami masa lalu dan merespons masa kini, api semangat bereksplorasinya dibiarkan terus menghangat.

    Parfum AXL

  • Aduhai, Zhuhai!

    Aduhai, Zhuhai!

    Zhuhai yang berbatasan dengan Makau dan China punya segudang hal untuk ditunjukkan. Namun, kami hanya punya kurang dari 24 jam untuk menjelajah kota ini.

    Semua terjadi serba cepat di Zhuhai, sebuah kota pesisir di selatan China yang berbatasan dengan Makau. Ini bukan karena ritme hidupnya yang cepat, melainkan karena kami tak punya banyak waktu untuk singgah. Namun, Zhuhai tampaknya tak rela melepas dan berusaha menahan kami tinggal lebih lama.

    ”Sayang sekali kita tidak sampai 24 jam di Zhuhai, ya,” ucap saya kepada Dragana Blejica, wartawan Serbia, saat melaju dengan bus di jalanan Zhuhai, Jumat (12/9/2025).

    Kala itu, sebagian wartawan Asia-Pasifik dan Eropa berkunjung ke Kota Zhuhai dan Shenzhen yang ada di Provinsi Guangdong, China. Kunjungan ini adalah bagian dari program China World Press Verbal exchange Heart (CIPCC), sebuah program di bawah Asosiasi Diplomasi Publik China (CPDA). Para wartawan diajak menengok kemajuan Zhuhai dan Shenzhen setelah menjadi zona ekonomi khusus 45 tahun terakhir.

    Wartawan Serbia tadi manggut-manggut. Dia juga pengin tinggal 1-2 hari lebih lama di Zhuhai. Bagi dia, yang suka keliling Asia untuk mencari kehangatan matahari saat musim dingin di Serbia, Zhuhai adalah tempat yang tepat untuk bertualang sambil berjemur.

    Hal serupa dirasakan oleh wartawan-wartawan Asia-Pasifik yang notabenenya sudah ”kenyang” dijemur matahari. Setelah sekian pekan tinggal di Beijing yang seperti hutan beton, pergi ke Zhuhai adalah sebuah kemewahan. Langitnya biru cerah, mataharinya hangat, udaranya bersih, dan laut biru terhampar di depan mata. Ibaratnya seperti pergi dari Jakarta ke Raja Ampat.

    Suasana Kota Zhuhai di Provinsi Guangdong, China pada Jumat (12/9/2025). Zhuhai yang terletak di selatan China merupakan satu dari empat kota pertama di China yang menjadi kawasan ekonomi khusus. Kota pesisir yang berbatasan dengan Hong Kong dan Makau ini pun menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat.

    Zhuhai pun menarik karena memiliki latar belakang sejarah dan budaya. Dulu, Zhuhai adalah desa bagi para nelayan, petambak garam, dan petani. Zhuhai lantas bertransformasi menjadi kota yang maju, bahkan menjadi salah satu gerbang globalisasi dan modernisasi.

    Posisi Zhuhai yang berada di pesisir Sungai Mutiara serta menghadap Laut China Selatan menjadikan kota ini strategis. Sejak technology Dinasti Han, ”Kota Seratus Pulau” ini menjadi simpul perdagangan penting antara China dengan Timur Tengah, Afrika, dan Eropa. Zhuhai juga termasuk salah satu simpul Jalur Sutra.

    Hal ini sekaligus menjadikan Zhuhai sebagai kanal pertukaran budaya dan pintu yang membuka pemahaman akan peradaban dunia. Zhuhai pun menjadi jendela buat dunia yang begitu luas, khususnya bagi para muda-mudi yang haus pengetahuan dan petualangan.

    Berangkatlah Yung Wing, Wong A laugh, dan Wong Shing ke Amerika Serikat pada 1847. Tiga pemuda Zhuhai ini adalah orang-orang China pertama yang menempuh pendidikan di luar negeri. Gelombang untuk menuntut ilmu ke luar negeri pun bergulir setelah mereka pulang kampung. Ilmu dan perspektif yang mereka peroleh di negeri orang adalah potongan-potongan puzzle yang lantas membentuk wajah Zhuhai saat ini.

    Suasana Kota Zhuhai di Provinsi Guangdong, China pada Kamis (11/9/2025). Zhuhai yang terletak di selatan China merupakan satu dari empat kota pertama di China yang menjadi kawasan ekonomi khusus. Kota pesisir yang berbatasan dengan Hong Kong dan Makau ini pun menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat.

    Oleh karena itu, jangan heran bila banyak warga China yang menempuh pendidikan jauh-jauh hingga ke luar negeri. Semuanya pengaruh Yung Wing dan kawan-kawan. Gelombang sekolah ke luar negeri melahirkan banyak sosok revolusioner dan prominen, misalnya Xue Jinqin yang adalah perempuan pembicara publik pertama di China.

    Daya pendidikan ini pada gilirannya memengaruhi kebijakan kota, setidaknya hingga satu abad seusai technology Yung Wing. Setelah technology reformasi ekonomi China, pemerintah Zhuhai menentukan arah pengembangan kota lewat pendekatan ilmiah, yakni pendidikan dan sains. Zhuhai sepertinya paham bahwa kebijakan sejatinya mesti jelas landasannya dan bisa dipertanggungjawabkan. Tidak boleh ngasal, apalagi buru-buru.

    Dan berkembanglah Zhuhai seperti sekarang. Zhuhai terpilih sebagai salah satu kota pertama yang ditetapkan sebagai zona ekonomi khusus China pada 1980. Selain Zhuhai, kota lain yang menjadi zona ekonomi khusus di periode yang sama adalah Shenzhen, Xiamen, dan Shantou.

    Kini, ekonomi Zhuhai digerakkan oleh sejumlah industri seperti teknologi dan industri. Zhuhai—yang disebut salah satu kota paling layak huni dan paling bahagia di China—melaju dengan produk domestik bruto (PDB) sekitar 450 miliar yuan atau sekitar Rp 1 triliun pada 2024.

    24 jam kurang

    Dalam waktu kurang dari 24 jam, kelompok wartawan internasional diajak berkeliling ke sebanyak-banyaknya tempat di Zhuhai. Dari semua tempat, mungkin Desa Beishan adalah yang paling menarik.

    Sekilas, Beishan tampak seperti desa yang kental dengan unsur sejarah dan budaya. Rumah-rumah tua dengan arsitektur China berdiri megah di beberapa titik.

    Ada lagi rumah tua yang didandani, dan kini menjadi pertokoan. Turis suka pergi ke sana karena suasananya yang elok dan adem. Barang dan jasa yang dijual pun menarik hati. Karena tahu tak akan lama ada di Zhuhai, sebagian anggota rombongan segera membeli suvenir atau penganan khas yang tersedia. Katanya, ”Kapan lagi ke Zhuhai, kan?”

    Selain Desa Beishan, rombongan juga diajak mengelilingi museum ini-itu di Kota Kuno Tangjia, yakni Zhuhai. Konten museumnya macam-macam, mulai dari sejarah Tangjia, bangunan-bangunan berarsitektur kuno yang masih dipelihara sampai sekarang, sampai kisah Yung Wing dan kawan-kawan yang melanglang buana ke AS.

    Sayang, perjalanan di Zhuhai tak berlangsung lama. Sekitar 23 jam setelah kedatangan di Zhuhai, kami sudah tiba lagi di bandara untuk pulang ke Beijing. Meski tubuh letih dan linu-linu seusai banyak berjalan kaki, sebagian wartawan masih ingin menjelajahi Zhuhai.

    ”Andaikan bisa lebih lama ada di sini,” kata beberapa rekan wartawan.

    Entah mantra apa yang tak sengaja terucap, sebagian wartawan jadi betulan mesti tinggal beberapa jam lebih lama di Zhuhai. Mungkin karena kesalahan sistem, nama dan nomor paspor wartawan-wartawan Asia-Pasifik tertukar. Akibatnya, kami tidak bisa test in dan melewatkan penerbangan sore.

    Beruntung ada staf dan penyelenggara perjalanan yang membantu. Dahi mereka sampai berkerut dan berpeluh untuk mengurus isu ini. Di sisi lain, kelompok wartawan Asia-Pasifik malah cengengesan dan menertawakan nasib. Bagi kami, tak ada gunanya juga stres (meski di dalam hati deg-degan juga).

    ”Betul, kan. Zhuhai tidak mau kita pulang cepat!”

    Kami bahkan berandai-andai kembali menginap di lodge bagus yang menghadap Laut China Selatan, lalu jalan-jalan sejenak dan makan hidangan ubur-ubur yang rasanya segar. Khayalan itu buyar ketika kami diberi tahu untuk pulang ke Beijing dengan penerbangan selanjutnya, lantas tiba di apartemen menjelang tengah malam.

    Waktu kami di Zhuhai memang singkat, tetapi sangat berkesan. Duh, Zhuhai, lain kali kami datang lagi, deh!

    Parfum AXL

  • Ketika Kecap Manis Bersanding dengan Bumbu Perancis

    Ketika Kecap Manis Bersanding dengan Bumbu Perancis

    La Vie en Rose mengalun pelan dari pengeras suara di halaman depan Institut Français d’Indonésie, Jakarta, Selasa (1/10/2025) sore itu. Sesekali berganti dengan ”Le Festin” dari film Ratatouille dan musik-musik musette khas Perancis lainnya, seakan menegaskan nuansa keanggunan Perancis yang kini berbaur di jantung Jakarta. Sementara itu, aroma lelehan mentega, kesegaran anggur, dan adonan roti, berbaur mengiringi langkah para tamu yang mulai memenuhi ruangan.

    Sore itu, pekan Gastronomi Perancis yang digelar oleh Institut Français d’Indonésie edisi ketiga resmi dibuka. Rangkaian acara bertajuk ”Le Goût de France-Cita Rasa Perancis, J’adore!” itu menggaet lebih dari 150 restoran di 40 kota dan 10 pulau di Indonesia, serta akan menyelenggarakan lebih dari 200 acara publik selama dua pekan, sepanjang 1–13 Oktober 2025.

    Indonesia dan Perancis sama-sama ”foodie”, bangsa pencinta kuliner. Makanan adalah jembatan untuk berbagi nilai dan belajar satu sama lain.

    Agenda yang disiapkan berlapis, mulai dari pertunjukan memasak langsung bersama chef tamu, jamuan kolaboratif di hotel-hotel ternama, pelatihan dan lokakarya untuk pengajar dan pelajar sekolah vokasi, hingga pameran ilustrasi makanan. Tidak hanya itu, ada pula kompetisi resep di media sosial yang mengajak publik luas ikut merasakan semangatnya, serta forum bisnis yang mempertemukan produsen anggur dan pengusaha lokal.

    ”Indonesia dan Perancis sama-sama foodie, bangsa pencinta kuliner. Makanan adalah jembatan untuk berbagi nilai dan belajar satu sama lain,” ujar Duta Besar Perancis untuk Indonesia Fabian Penone, dalam sambutannya. Ia menyebut bahwa tahun ini istimewa, bukan hanya karena jumlah kegiatan yang melonjak, melainkan juga karena bertepatan dengan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

    ”Chef” Rosier membumbui Jakarta

    Sorotan acara jatuh pada kehadiran Chef Andrée Rosier. Perempuan asal Biarritz itu bukan hanya seorang koki yang berhasil meraih bintang Michelin, tetapi juga perempuan pertama yang meraih gelar Meilleur Ouvrier de France (MOF) pada 2007, sebuah gelar bergengsi yang hanya dianugerahkan lewat ujian dapur paling ketat di Perancis.

    Selain itu, Ia juga pernah menerima penghargaan Ksatria Legion of Honour dari pemerintah Perancis. ”Saya mulai memasak sejak kecil, dari ibu saya yang pandai di dapur,” ujarnya sambil tersenyum.

    ”Masakan adalah cerita dan saya ingin berbagi cerita saya di sini,” imbuhnya.

    ”Chef” Jean Yves Leuranguer, sesama penerima gelar MOF dan menjadi mentor bagi Rossier, menjelaskan betapa ketatnya ujian dapur yang mereka jalani. ”Setiap empat tahun sekali, seperti Olimpiade. Dari 900 koki, hanya belasan yang lolos. Ada ujian teori, lalu 15 hari persiapan, dan di final kami harus memasak hidangan lengkap sesuai instruksi juri,” katanya.

    ”Saat mengenakan jaket MOF, beban itu berat. Tapi, tanggung jawab untuk berbagi lebih besar,” tambahnya.

    Dalam agenda di hari itu, Chef Rosier memimpin kegiatan demo memasak hidangan yang dinamai Crevette Sauvages. Bahan baku utamanya di antaranya adalah udang, avokad, brokoli, minyak biji anggur, dan bumbu-bumbu lainnya.

    Chef Rosier memanggang udang dengan torch

    Dengan cekatan, Rosier menyiapkan udang dan brokoli yang akan dimasak. Uniknya, ketika membaluri udang, kecap manis khas Indonesia turut digunakan sebagai penambah rasa, bersamaan dengan kecap asin dan taburan bubuk cabai Espelette khas Biarritz, kota kelahiran sang koki.

    Setelah dibumbui, udang dibakar dengan cepat menggunakan torch, brokoli ditumis dengan minyak biji anggur ditambah parutan jahe segar. Setelah semua selesai dimasak, hidangan itu disajikan bersama puree avokad dan dihias dengan beberapa bunga segar. Perpaduan sederhana, tetapi meninggalkan kesan rasa yang menyeberangi batas geografis.

    Para tamu mencicipi bergiliran, beberapa mengambil ponsel untuk mengabadikan hidangan. Yang lain sibuk bertanya resep.

    Jakarta beraroma Paris

    Selain meja demo masak, stan-stan kuliner berderet menawarkan cita rasa lain yang menggugah perut para pengunjung. Stan Boulangerie La Parisien contohnya. Aroma roti hangat hasil panggangan menyeruak membuat beberapa tamu rela mengantre untuk mencicipi roti sourdough renyah berbagai rasa yang tersuguh di atas papan kayu.

    Beberapa langkah dari sana, Amuz Restaurant menawarkan jambon beurre, baguette berisi pork ham dan keju, dan disajikan pula variasi dengan daging sapi. Tekstur roti yang empuk dan renyah berpadu dengan gurihnya ham dan keju emmental, sederhana tetapi mengingatkan pada kafe-kafe kecil di Paris.

    Masakan adalah cerita, dan saya ingin berbagi cerita saya di sini.

    Fairmont Jakarta juga menyediakan kudapan yang tak kalah menarik. Foie Gras Mousse dengan truffle oil dijejerkan di atas meja, beserta hidangan pencuci mulut berupa Hazelnut & Almond Paris Breast berhasil menarik minat pengunjung yang sekadar menginginkan gigitan kecil.

    Stan Boulangerie La Parisien menyediakan berbagai jenis sourdough.

    Di meja lain, The Sari Delicatessen mencuri perhatian hampir setiap pengunjung karena menghadirkan boeuf bourguignon, daging sapi yang dimasak perlahan dalam anggur merah. Kuahnya pekat, dagingnya lembut, membuat siapa pun yang mencicipinya tak perlu banyak bicara, cukup mengangguk pelan karena cita rasanya yang tak terkatakan.

    Tak ketinggalan chicken ballotine dengan kulit ayam garing, disajikan bersama bayam tumis dan kentang tumbuk halus. Kulit renyahnya pecah di mulut, lalu berganti kelembutan daging dan saus yang pekat.

    Tak hanya chef tamu dari Perancis, ada pula chef Indonesia yang hadir. Salah satunya Kadek Sumiarta, juru masak muda dari Bali yang baru saja menempati posisi keempat dalam kompetisi kuliner Escoffier World di Paris tahun lalu.

    Di Jakarta ia tampil sebagai bukti bahwa talenta Indonesia kian diperhitungkan. Dari jalur populer, beberapa alumni MasterChef Indonesia juga terlihat hadir, menambah semarak acara.

    Beef bourguignon khas Perancis yang sangat sedap dan menarik perhatian pengunjung.

    Bagi publik, Pekan Gastronomi Perancis menghadirkan lebih dari sekadar perjamuan. Ada lokakarya memasak di sekolah-sekolah vokasi, program magang bagi mahasiswa kuliner, juga pameran ilustrasi makanan karya Guillaume Long yang dikenal lewat komik À boire et à manger.

    Long turut memeriahkan acara di sore hari itu dengan membuat ilustrasi hasil masakan dari Chef Rosier. Semuanya menjadi satu kesatuan dalam upaya mentransmisikan kekayaan budaya kedua negara.

    Pekan Gastronomi Prancis baru saja dimulai, tetapi jejak rasa yang ditinggalkannya sudah lebih dulu tertanam. Makanan bisa menjadi jembatan, dan tradisi bisa hidup kembali di setiap gigitan.

    Gambar ilustrasi karya Guillaume Long, illustrator yang mengalihmediakan karya makanan ke dalam karya seni.

    Parfum AXL