Kategori: parfum lokal

  • From This Island Luncurkan Serum Baru & Dukung Literasi Anak Papua

    From This Island Luncurkan Serum Baru & Dukung Literasi Anak Papua

    Jakarta – Setelah sukses menarik perhatian lewat Papua Crimson Fruit Plumping Cream, emblem skin care lokal From This Island besutan Maudy Ayunda kini menghadirkan inovasi terbarunya, Papua Crimson Fruit Potent Plumping Serum.
    Kehadiran serum ini semakin menegaskan peran Papua Crimson Fruit sebagai hero factor andalan emblem tersebut, dengan method yang lebih kuat serta tekstur ringan sehingga tetap nyaman digunakan setiap hari.
    From This Island menghadirkan inovasi baru lewat teknologi paten Lumera™, yang memaksimalkan potensi antioksidan Papua Crimson Fruit. Diperkaya Bakuchiol, Acetyl-Hexapeptide-8, dan Adenosine, serum ini membantu kulit lebih kencang, halus, kenyal, dan bercahaya alami.
    Peluncurannya dikemas dalam kampanye “Tremendous Elevate, Tremendous You”, mempertemukan Maudy Ayunda dan Ade Raisebagai simbol kecantikan, kecerdasan, kebugaran, dan kekuatan, mewakili manfaat serum yang menghidrasi sekaligus menjaga vitalitas kulit.

    Dari kulit terawat hingga masa depan anak Papua. Lebih dari sekadar menghadirkan skin care inovatif, peluncuran serum ini juga menegaskan komitmen From This Island untuk memberi dampak sosial yang nyata.
    “Sejak awal launching kita punya program affect product yang mana sebagian dari hasil penjualan akan kami salurkan kembali ke pulau dimana hero ingredientsnya berasal. Untuk product papua purple fruit kami bekerjasama dengan Wahana Visi Indonesia dengan menyediakan buku untuk 10 rumah baca di Biak dan Sentani untuk mendukung program literasi anak anak di Papua,” kata Maudy Ayunda, Founder From This Island.
    Sabtarina Febriyanti, Zonal Program Supervisor Indonesia Timur WVI, menegaskan bahwa akses terhadap buku dan literasi masih menjadi tantangan besar bagi anak-anak Papua.

    Parfum AXL

  • Jerawat Datang Lagi? Yuk, Kenali Penyebab & Solusi Ampuhnya!

    Jerawat Datang Lagi? Yuk, Kenali Penyebab & Solusi Ampuhnya!

    Jakarta – Banyak yang mengira jerawat hanya masalah remaja atau hormon yang akan hilang seiring waktu. Padahal, jerawat bisa muncul di berbagai usia dan menjadi salah satu alasan utama orang mencari bantuan dermatolog. Untuk menghentikan siklusnya, jerawat perlu dipahami sebagai masalah kulit berulang yang memerlukan penanganan tepat.
    “Di Indonesia, jerawat masih jadi masalah kulit nomor satu. Sekitar 58% masyarakat mengalaminya dalam setahun terakhir. Lebih dari 20 juta remaja usia 15–20 tahun tercatat memiliki jerawat, sementara di usia 20-an hingga 40-an prevalensinya masih tinggi. Faktor pemicu bervariasi, mulai dari hormon, stres, hingga lingkungan. Jika dibiarkan, dampaknya bukan hanya pada kulit, tapi juga kepercayaan diri dan kehidupan sosial,” jelas Pandu rodjonegoro, Advertising and marketing Director, L’Oréal Dermatological Attractiveness Indonesia.
    Jerawat erat kaitannya dengan terganggunya pores and skin barrier, lapisan pelindung kulit terluar. Kekurangan ceramide, komponen penting pores and skin barrier, dapat membuat kulit kering, meradang, hingga rentan terhadap polusi.
    dr. Vidyani Adiningtyas, Sp. DVE, menekankan pentingnya menutrisi kulit dengan ceramide 1, 3, dan 6-II sesuai kebutuhan, serta memilih produk dengan teknologi pelepasan bertahap agar kulit tetap terhidrasi, lembap, dan terlindungi sepanjang hari.

    Kalau kamu butuh solusi perawatan jerawat yang lembut sekaligus menjaga kekuatan pores and skin barrier, CeraVe menghadirkan Blemish Regulate Vary.
    Rangkaian skin care ini dikembangkan bersama para dermatolog, diformulasikan dengan tiga jenis ceramide esensial serta teknologi MVE yang membantu meredakan jerawat sambil memperkuat lapisan pelindung kulit. Koleksinya terdiri dari tiga produk utama yang aman digunakan untuk kulit sensitif maupun rentan berjerawat.
    “Selain menghadirkan lini produk terbaru, CeraVe menghadirkan CeraVe Zits Academy, sebuah inisiatif edukasi yang bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya merawat kulit berjerawat dan pores and skin barrier, sekaligus meluruskan berbagai mitos seputar skin care untuk acne-prone pores and skin. Di CeraVe Zits Academy, pengunjung dapat mengikuti beragam aktivitas menarik, mulai dari pores and skin test dan konsultasi, video games interaktif untuk mengetahui mitos dan fakta tentang jerawat, hingga mengenal lebih dalam rangkaian produk CeraVe serta formulasi di baliknya,” pungkas Pandu.

    Parfum AXL

  • Perjalanan Karier Luna Allegra: dari Golden Tiket Idol Junior ke Ratu-Ratu Queens

    Perjalanan Karier Luna Allegra: dari Golden Tiket Idol Junior ke Ratu-Ratu Queens

    Jakarta – Perjalanan karier Luna Allegra di dunia hiburan Indonesia adalah kisah konsistensi seorang remaja yang kini dikenal sebagai aktris cilik. Dari sekadar wajah blasterannya yang terpampang di iklan televisi hingga kini tampil di layar international Netflix, Luna terus menunjukkan bahwa bakat dan kerja keras bisa berjalan beriringan.
    Nama Luna pertama kali mencuri perhatian publik ketika ia ikut serta dalam Indonesian Idol Junior tahun 2018. Kala itu, usianya baru 4,5 tahun, namun keberaniannya di panggung membuat juri terkesan hingga menghadiahinya golden price ticket.

    Momen tersebut menjadi pintu masuk besar yang membawa Luna keluar dari dunia modeling dan iklan menuju panggung hiburan nasional. Sejak saat itu, sosoknya dikenal dengan penampilan percaya diri, ekspresi herbal, dan pesona khas seorang anak kecil yang tulus mencintai seni.
    Tonggak penting datang pada 2023 saat Luna dipercaya membintangi movie horor Suzzanna: Malam Jumat Kliwon. Meski masih belia, ia mampu beradaptasi dengan disiplin ketat perfilman, membuktikan bahwa dirinya tak hanya mengandalkan wajah imut, melainkan juga keseriusan dalam berakting.

    Dua tahun berselang, kesempatan besar kembali datang lewat perannya sebagai Eva di Ratu-Ratu Queens: The Sequence, sebuah prekuel yang ditayangkan Netflix.
    Dalam serial tersebut, Luna dituntut untuk memperlihatkan konsistensi karakter dengan nuansa emosional yang mendalam—rindu, rasa ingin diterima, hingga perasaan tidak aman ketika hidup di tengah dua budaya. Kemampuan itu membuat tokoh Eva hadir dengan lapisan emosional yang menyentuh, sekaligus menambah relevansi cerita dengan pengalaman banyak remaja.

    Beradu akting dengan para aktor senior, Luna juga menunjukkan profesionalismenya dengan all out dan mampu beradaptasi. Di luar layar pun, Luna tak berhenti berkarya.
    Kini ia duduk di bangku kelas 1 SMP dan juga aktif sebagai anggota Glitter, sebuah lady crew dengan penampilan energik dan kreatif. Lewat grup ini, Luna belajar disiplin, menjaga konsistensi performa, serta mengasah kerja sama tim.

    Selain itu, dukungan keluarga pun semakin memperkuat rasa percaya dirinya. Lahir dari Ibu yang berdarah Indonesia dan Ayah berdarah Jerman membuatnya mampu menyeimbangkan dunia remaja dengan karier hiburan yang terus berkembang.
    Tak hanya mengandalkan bakat seni, Luna dikenal sebagai sosok multitalenta dengan kemampuan berbahasa yang menonjol. Fasih dalam lima bahasa, yakni Indonesia, Inggris, Prancis, Jerman, dan Jepang. Rasa ingin tahu yang besar dan kemandiriannya menjadi modal penting dalam membentuk pribadi yang matang di usia muda.

    Kini, setelah menapaki jalur panjang sejak idola cilik hingga panggung internasional, Luna Allegra hadir sebagai ikon remaja yang tak hanya berbakat, tetapi juga inspiratif. Perjalanannya membuktikan bahwa ketekunan dan keberanian mencoba hal baru adalah kunci utama untuk melangkah jauh di dunia hiburan.

    Parfum AXL

  • Mengenal Sosok Marcella Zalianty dan Kiprah Kariernya Jadi Bintang Movie Tanah Air

    Mengenal Sosok Marcella Zalianty dan Kiprah Kariernya Jadi Bintang Movie Tanah Air

    Olenka, Jakarta – Dunia movie Indonesia telah melahirkan banyak aktris kenamaan yang tetap eksis hingga kini. Salah satunya adalah Marcella Zalianty, yang dikenal lewat kepiawaiannya dalam memerankan berbagai karakter hingga berhasil meraih penghargaan Pemeran Utama Wanita Terbaik di ajang Competition Movie Indonesia (FFI).
    Belum lama ini, Marcella kembali mencuri perhatian lewat aktingnya sebagai Jumiati dalam movie Sihir Pelakor yang tayang pada 30 Juli 2025. Peran ini sekaligus menandai kembalinya ia ke style horor, setelah sebelumnya lebih banyak dikenal melalui film-film drama dan sosial-politik.
    Bakat seni Marcella sendiri tak lepas dari pengaruh sang ibunda, Tetty Liz Indriati, aktris senior yang juga telah lama berkiprah di dunia perfilman. Berikut Olenka rangkum perjalanan karier Marcella Zalianty, sosok bintang movie yang namanya begitu lekat dengan industri hiburan Tanah Air, Jumat (3/10/2025).

    Profil dan Kehidupan Pribadi
    Marcella Zalianty lahir di Jakarta pada 7 Maret 1980. Ia merupakan putri dari aktris senior Tetty Liz Indriati.
    Bakat seni jelas mengalir dalam darahnya, terlebih sang adik, Olivia Zalianty, juga menapaki jalan yang sama di dunia seni peran. Memiliki keturunan Tionghoa dan Batak, Marcella tumbuh dalam pola asuhan sang ibu yang dikenal disiplin dan tegas dalam mendidik anak-anaknya.
    Meski akhirnya dikenal luas sebagai aktris papan atas, Marcella tidak melupakan pentingnya pendidikan. Ia menempuh studi S1 Ilmu Komunikasi di Universitas Pelita Harapan, lalu melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2 dengan mengambil Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran serta Kebijakan Publik di Sekolah Tinggi Kepemerintahan dan Kebijakan Publik.
    Di luar karier, kehidupan pribadi Marcella juga menarik perhatian publik. Pada 29 November 2010, ia menikah dengan pembalap nasional Ananda Mikola. Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai dua buah hati, Kana Mahatma Soeprapto dan Ayrton Magali Sastra Soeprapto, yang melengkapi kebahagiaan keluarga kecil mereka.

    Parfum AXL

  • Mengenal Sosok Dian Sastrowardoyo, Mulai deri Perjalanan Karier hingga Fakta Menarik Si ‘Cinta’!

    Mengenal Sosok Dian Sastrowardoyo, Mulai deri Perjalanan Karier hingga Fakta Menarik Si ‘Cinta’!

    Olenka, Jakarta – Nama Dian Paramita Sastrowardoyo, atau yang lebih dikenal sebagai Dian Sastro, sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Sejak kemunculannya di layar lebar awal 2000-an, Dian telah menjadi wajah dari banyak perubahan dalam industri hiburan Tanah Air.
    Namun, di balik pesona dan ketenarannya, ia adalah sosok perempuan yang berpendidikan tinggi, peduli terhadap isu sosial, dan mampu menyeimbangkan peran sebagai ibu, aktris, serta aktivis.
    Melalui karya-karyanya, kiprah sosialnya, dan cara ia menjalani kehidupan pribadi, Dian Sastrowardoyo telah menjadi simbol inspirasi bagi banyak perempuan Indonesia. Ia membuktikan bahwa menjadi “perempuan hebat” tidak harus meninggalkan nilai-nilai keluarga, melainkan bagaimana seorang perempuan mampu menjalani berbagai peran tersebut.

    Menjunjung Tinggi Pendidikan
    Lahir di Jakarta pada 16 Maret 1982, Dian tumbuh dalam keluarga yang sangat menghargai pendidikan. Ia merupakan cucu dari tokoh nasional Prof. Mr. Suryono Sastrowardoyo, seorang intelektual dan diplomat Indonesia.
    Lingkungan keluarganya yang sarat dengan nilai intelektualitas inilah yang kemudian membentuk cara pandangnya terhadap pentingnya ilmu pengetahuan. Sejak kecil, Dian dikenal sebagai sosok yang tekun dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap berbagai hal, terutama hal-hal yang berkaitan dengan pemikiran dan filsafat.
    Dian menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil jurusan Filsafat, dan berhasil lulus pada tahun 2007. Ia kerap menyebut bahwa belajar filsafat memberinya kemampuan untuk berpikir kritis dan reflektif terhadap kehidupan.

    Tak berhenti di situ, kecintaannya terhadap dunia akademik mendorongnya untuk melanjutkan studi Magister Manajemen Keuangan di universitas yang sama, yang berhasil ia tuntaskan pada tahun 2014. Baginya, pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi tentang memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman diri.
    Karier Gemilang di Dunia Hiburan
    Dian memulai perjalanannya di dunia hiburan sebagai seorang fashion. Pada tahun 1996, ia menorehkan prestasi dengan menjadi pemenang Gadis Sampul, ajang bergengsi yang telah melahirkan banyak bintang muda Indonesia. Kemenangan itu membuka pintu bagi Dian untuk terjun ke dunia seni peran.
    Namun, siapa sangka, enam tahun kemudian, perannya sebagai Cinta dalam movie “Ada Apa dengan Cinta?” (AADC) akan mengubah hidupnya secara drastis dan menjadikannya ikon perfilman nasional.

    Movie yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo itu bukan hanya menjadi fenomena budaya, tetapi juga menandai kebangkitan sinema Indonesia di awal 2000-an. Karakter Cinta yang diperankannya menjadi karakter yang terasa nyata dan relevan bagi banyak penonton. Kesuksesan movie tersebut bahkan melampaui layar lebar, menciptakan gelombang tren baru di dunia hiburan dan fesyen kala itu.
    Selepas AADC, Dian tidak berhenti pada satu citra. Ia menantang dirinya untuk terus berkembang dengan mengambil peran-peran kompleks di berbagai movie seperti Pasir Berbisik (2001), Drupadi (2008), 3 Doa 3 Cinta (2008), 7/24 (2014), hingga Kartini (2017), di mana ia memerankan tokoh pahlawan emansipasi perempuan Indonesia.
    Lewat peran tersebut, Dian berhasil menghidupkan kembali semangat perjuangan Kartini dengan nuansa fashionable yang dekat dengan generasi masa kini. Konsistensinya dalam memilih proyek berkualitas menjadikannya salah satu aktris paling dihormati di Indonesia, dengan berbagai penghargaan bergengsi sebagai bukti pengakuan atas talentanya.
    Perempuan Trendy dan Sosok Ibu yang Inspiratif

    Meski kariernya di dunia hiburan terus bersinar, Dian tetap memprioritaskan perannya sebagai seorang ibu dan istri. Ia menikah dengan Maulana Indraguna Sutowo pada tahun 2010 dan dikaruniai dua anak, Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo dan Ishana Ariandra Nariratana Sutowo.
    Di tengah padatnya jadwal syuting dan aktivitas sosial, Dian dikenal sebagai ibu yang aktif mendampingi tumbuh kembang anak-anaknya. Ia sering berbagi cerita tentang pentingnya pola asuh yang seimbang antara disiplin dan kasih sayang.
    Dian percaya bahwa menjadi ibu bukan berarti kehilangan jati diri atau berhenti berkarya. Sebaliknya, peran sebagai orang tua memberinya inspirasi baru dalam menjalani kehidupan. Ia juga kerap membahas bagaimana perempuan bisa tetap produktif tanpa merasa bersalah meninggalkan anak, asalkan dilakukan dengan komunikasi dan perencanaan yang baik.

    “Menjadi ibu bukan alasan untuk berhenti berkembang. Justru dari situ, kita belajar tentang makna tanggung jawab dan cinta yang sesungguhnya,” tulisnya dalam salah satu unggahan media sosialnya.
    Kepedulian Sosial dan Aktivisme
    Dian Sastrowardoyo tidak hanya bersinar di layar kaca, tetapi juga berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ia mendirikan Yayasan Dian Sastrowardoyo, yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
    Melalui yayasan ini, ia memberikan beasiswa, pelatihan keterampilan, dan akses pendidikan untuk membantu menciptakan generasi muda yang lebih tangguh dan berdaya saing.

    Selain itu, Dian juga sering terlibat dalam kampanye sosial yang menyoroti isu-isu penting, seperti deteksi dini kanker, kesetaraan gender, dan kesehatan psychological. Ia berpartisipasi dalam sejumlah program kemanusiaan, termasuk kampanye literasi dan gerakan perempuan di berbagai daerah di Indonesia.
    A laugh Reality
    Di balik keseriusan dan kecerdasannya, Dian juga dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan menyenangkan. Ia memiliki kegemaran membaca dan sering membagikan daftar buku favoritnya di media sosial.

    Beberapa bacaan favoritnya di antaranya adalah The Alchemist karya Paulo Coelho dan Guy’s Seek for That means karya Viktor Frankl — dua buku yang menurutnya mengubah cara pandangnya tentang kehidupan.
    Tak hanya itu, Dian juga dikenal sangat disiplin menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Ia rutin berolahraga, terutama yoga dan lari pagi, sebagai bentuk meditasi dan self-care. Di sela kesibukannya, ia juga gemar memasak untuk keluarganya dan bahkan sempat membagikan resep masakan sehat buatannya kepada para pengikutnya.
    Menariknya, Dian pernah mengaku bahwa ia bukan tipe orang yang suka berpesta atau hura-hura. Ia lebih senang menghabiskan waktu di rumah, membaca buku, atau berdiskusi tentang ide-ide besar bersama teman dekatnya. Hal ini menunjukkan bahwa di balik glamor dunia hiburan, Dian tetap mempertahankan kesederhanaan dan keaslian dirinya.

    Parfum AXL

  • Luhut Larang Kemenkeu Tarik Anggaran MBG, Purbaya: Kalau Penyerapannya Kurang Kita Ambil!

    Luhut Larang Kemenkeu Tarik Anggaran MBG, Purbaya: Kalau Penyerapannya Kurang Kita Ambil!

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tetap pada pendirian untuk menggambil anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tak terserap secara efektif. Purbaya menegaskan agenda penarikan anggaran tersebut bakal ia kebut pada akhir Oktober 2025 ini.

    Purbaya mengatakan penarikan anggaran tak terserap oleh Kementerian Keuangan dilakukan untuk mengukur kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) dalam penggunaan anggaran, dia mengatakan, apabila setelah penarikan anggaran itu BGN ternyata masih membutuhkan dana tambahan, maka Kementerian Keuangan kata dia bakal kembali mengalokasikan anggaran untuk program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

    “Kalau nanti akhir Oktober, saya bisa prediksi berapa penyerapannya, kalau kurang kita ambil uangnya. Kalau lebih kita tambah. Kita lihat seberapa efektif dia menjalankan programnya dengan baik,” ujar Purbaya dilansir Senin (6/09/2025).

    Purbaya menegaskan,penarikan anggaran tak terserap itu jelas sangat membantu BGN dalam mengebut program ini. Dia yakin program yang bisa menyerap anggaran dengan baik, bakal berjalan lancar tanpa adanya hambatan berarti.

    “Jadi enggak ada target, justru kita mau bantu mereka supaya programnya berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya.

    Purbaya melanjutkan anggaran yang tak terserap membuat dana yang telah digelontorkan pemerintah hanya terparkir menjadi dana pasif yang tak mendatangkan manfaat, baginya uang nganggur itu lebih baik digunakan untuk menopang program lain yang dapat membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat.

    “Akan terus berjalan, cuma kita pastikan lebih baik pelaksanaannya, bukan saya yang mandor, tapi kalau uangnya enggak dipakai, saya ambil,” tegasnya.

    Luhut menegaskan anggaran yang telah dikucurkan untuk menyokong program ini tak perlu diutak atik lagi. Secara tak langsung Luhut tidak sepakat dengan rencana Purbaya.

    “Tadi kami pastikan juga bahwa penyerapan anggarannya sekarang kelihatan sangat membaik. Sehingga Menteri Keuangan tidak perlu nanti mengambil anggaran yang tidak terserap,” ujar Luhut.

    “Itu kami ingatkan tadi sama Dadan, karena itu cost of fund juga. Jadi jangan sampai dana yang dialokasikan tidak terserap,” tambahnya memungkasi.

    parfum AXL

  • Aksi Purbaya yang Cuek dengan Imbauan Luhut: Dana MBG Tetap Ditarik!

    Aksi Purbaya yang Cuek dengan Imbauan Luhut: Dana MBG Tetap Ditarik!

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menyorot perhatian publik dengan aksinya tetap menarik dana program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), jika  penyerapan anggaran hingga akhir Oktober ini masih rendah.

    Adapun aksinya tersebut sekaligus merespons permintaan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan agar anggaran MBG tidak dipotong.

    “Pak Luhut itu kan sudah mengakses penyerapan anggarannya, berarti dia nilai itu sudah bagus semua. Tapi kan kita melihat sampai akhir Oktober, kalau tidak menyerap ya kita akan potong juga,” cetusnya, seperti dikutip Senin (6/10/2025).

    Diketahui sebelumnya, Luhut meminta agar Purbaya tidak mengurangi angaran MBG karena dinilai penyerapan anggaran program tersebut sudah membaik.

    “Tadi kami pastikan juga bahwa penyerapan anggarannya sekarang kelihatan sangat membaik, sehingga Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa) ndak perlu nanti ngambil-ngambil anggaran yang tidak terserap,” ujar Luhut beberapa waktu lalu.

    parfum AXL

  • Istana Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Jokowi: Bahas Masalah Negara

    Istana Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Jokowi: Bahas Masalah Negara

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

    Adapun diketahui, pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Prabowo di Jalan Kartanegara IV, Jakarta Selatan pada Sabtu (4/10) .

    “Kebetulan Pak Presiden ke-7, Pak Jokowi ada di Jakarta. Sudah, janjian ketemu waktunya makan siang. Tentu banyak hal yang dipercakapkan mengenai masalah-masalah kebangsaan. Termasuk memberikan masukan ke depan sebaiknya seperti apa untuk beberapa hal,” jelasnya kepada pewarta di Jakarta, Minggu (5/10).

    Lanjutnya, ia mengatakan jika pertemuan itu dilakukan dalam rangka kunjungan balasan saat Kepala Negara berada di Jawa Tengah.

    Diketahui, pertemuan Prabowo dan Jokowi berlangsung tertutup. Hal tersebut dikonfirmasi ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.

    “Ya, betul (sekaligus makan siang). Pertemuan berlangsung hanya empat mata. Pak Presiden Prabowo dan Pak Jokowi saja,” sambungnya.

    parfum AXL

  • Fakta di Balik Kandungan Asam Lemak Jenuh Minyak Sawit Merah

    Fakta di Balik Kandungan Asam Lemak Jenuh Minyak Sawit Merah

    Ketua Umum Masyarakat Perkelapasawitan Indonesia (MAKSI), Darmono Taniwiryono, menegaskan bahwa kelapa sawit kerap disalahpahami sebagai minyak murahan yang tidak sehat.

    Padahal, menurutnya, persepsi itu keliru jika ditinjau dari sisi ilmiah maupun komposisi kandungannya.

    Ia menjelaskan, selama ini banyak masyarakat menilai minyak kelapa sawit tidak sehat karena dianggap memiliki kandungan lemak jenuh tinggi.

    Namun, jika dibandingkan dengan minyak lain, justru kelapa sawit memiliki proporsi lebih rendah.

    “Ya, banyak masyarakat yang menilai minyak kelapa sawit nggak sehat karena kandungan lemak jenuhnya tinggi. Padahal, kenyataannya, faktanya virgin coconut oil itu kandungan lemak jenuhnya 90%,” tuturnya.

    “Sedangkan, virgin palm oil, kandungan lemak jenuhnya hanya 50%. Jadi lebih tinggi mana? Antara virgin coconut oil dengan virgin palm oil kalau kita bicara tentang lemak cenuh yang selama ini ditakuti,” tambahnya.

    parfum AXL

  • Kenali Tata Cara dan Persyaratan Pemecahan Bidang Tanah bagi Pemegang Hak

    Kenali Tata Cara dan Persyaratan Pemecahan Bidang Tanah bagi Pemegang Hak

    Pemecahan bidang tanah jadi salah satu layanan yang paling umum diajukan di Kantor Pertanahan. Pemecahan bidang tanah bisa dilakukan dalam beberapa proses, seperti pembagian tanah waris, jual-beli sebagian tanah, atau pembangunan kawasan perumahan di mana pihak pengembang memecah tanah menjadi kavling-kavling.

    “Pemecahan bidang tanah adalah proses membagi satu bidang tanah yang memiliki satu sertipikat, menjadi beberapa bagian dan masing-masing bagian punya sertipikat sendiri, yang mana setelahnya sertipikat induk menjadi tidak berlaku pasca dilakukannya pemecahan,” jelas Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT), Shamy Ardian dalam keterangannya, di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (02/10/2025).

    Pemecahan bidang tanah dapat dilakukan jika ada permintaan dari pemegang hak yang bersangkutan. Satu bidang tanah yang telah terdaftar dapat dipecah menjadi beberapa bagian untuk jadi satuan bidang baru, dengan status hukum yang sama seperti bidang tanah semula.

    Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, untuk satuan bidang baru yang dipisahkan dibuatkan surat ukur, buku tanah, dan sertipikat sebagai satuan bidang tanah baru. Sementara, peta pendaftaran, daftar tanah, surat ukur, buku tanah, dan sertipikat bidang tanah semula akan dibubuhkan catatan mengenai telah diadakannya pemecahan tersebut.

    Bagi masyarakat yang ingin melakukan pemecahan bidang tanah, dapat mengajukan beberapa berkas, yaitu sertipikat asli tanah (SHM/SHGB); fotokopi KTP dan KK pemilik; surat permohonan pemecahan; SPPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir; bukti lunas PBB; rencana tapak/site plan dari pemerintah kabupaten/kota setempat (bagi pengembang). Jika tanah dalam status warisan, maka diperlukan juga akta waris/surat keterangan waris, serta surat kematian pemilik lama.

    Usai masyarakat mengajukan permohonan pemecahan sertipikat, petugas Kantor Pertanahan akan melakukan pengukuran ulang dan membuat peta bidang tanah baru sesuai rencana pembagian. Biaya pengukuran dikenakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kemudian, Kantor Pertanahan akan memproses dan menerbitkan sertipikat baru hasil pemecahan.

    parfum AXL