Kategori: tren bisnis parfum

  • Mengenang Theresia Widia Soerjaningsih, Rektor Pertama dan Perempuan Visioner Pendiri Binus College

    Mengenang Theresia Widia Soerjaningsih, Rektor Pertama dan Perempuan Visioner Pendiri Binus College

    Jakarta – Ir. Theresia Widia Soerjaningsih, MM., Ph.D. adalah sosok perempuan Indonesia yang namanya tak bisa dilepaskan dari sejarah lahir dan berkembangnya Universitas Bina Nusantara (Binus College).

    Sebagai pelopor sekaligus Rektor pertama, kiprahnya menempatkan Binus sebagai salah satu universitas swasta paling bergengsi di Indonesia, dengan reputasi yang terus bergaung hingga kancah internasional.

    Kisah hidup Theresia Widia Soerjaningsih menjadi bukti nyata bahwa tekad, keberanian, dan visi besar mampu melahirkan karya enormous. Dari bimbingan belajar sederhana di teras rumah, lahirlah sebuah institusi pendidikan tinggi yang berpengaruh besar bagi generasi muda.

    Dan, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (3/10/2025), berikut Olenka ulas profil singkat sosok inspiratif Theresia Widia Soerjaningsih.

    Latar Belakang Keluarga dan Masa Kecil

    Dikutip dari Wikipedia, Theresia Widia Soerjaningsih lahir di Malang, Jawa Timur pada 19 Oktober 1950. Ia merupakan anak ketiga dari enam bersaudara, putri pasangan Joseph Wibowo Hadipuspito dan Cicilia Setianingsih.

    Sejak kecil, perempuan yang akrab disapa Widia ini dikenal memiliki semangat belajar yang tinggi. Awalnya, ia bercita-cita menjadi dokter, lalu sempat tertarik menjadi pramugari, sebelum akhirnya menempuh pendidikan di Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Trisakti, Jakarta.

    Dalam perjalanan hidupnya, Theresia membangun keluarga bersama suaminya, Eko Atmo Boedi Santoso, dan dikaruniai tiga anak, yakni Stephen Wahyudi Santoso, BSE, M.SIST, Francis Budiraharja Santoso, dan Patrice Damayanti Santoso.

    Widia juga dikenal dekat dengan saudara-saudaranya, antara lain Ir. Bernard Gunawan Hadipuspito dan Carmelus, yang kelak turut aktif dalam pengembangan Binus.

    Perjuangan Awal dan Cikal Bakal Binus

    Perjalanan mendirikan Binus bermula dari kesulitan ekonomi yang dialami Widia semasa kuliah.

    Dikutip dari Wikipedia, karena bisnis keluarganya menerima pembayaran dengan cek kosong, mereka pun berinisiatif membuka bimbingan belajar sederhana di rumah kos di Grogol. Di sana, Widia mengajar fisika dan matematika, sementara kakaknya mengajar kimia dan biologi, sementara satu saudara lain mengurus pemasaran.

    Bimbingan belajar tersebut kemudian berkembang pesat, hingga akhirnya, bersama sang ayah Joseph Wibowo Hadipoespito, usaha kecil itu menjelma menjadi Trendy Pc Direction pada tahun 1974. Inilah yang menjadi cikal bakal Universitas Bina Nusantara.

    Seiring perkembangannya, Trendy Pc Direction yang digagas Widia dan sang Ayah bertransformasi menjadi Akademi Teknik Komputer (ATK) dengan jurusan Manajemen Informatika dan Teknologi Informasi.

    Kemudian pada tahun 1996, resmi berdiri Universitas Bina Nusantara (Binus College) dengan Theresia Widia Soerjaningsih sebagai rektor pertamanya. Dikutip dari Inews, nama Bina Nusantara sendiri diberikan oleh Rudy Poerwana, yang berarti Membangun Nusantara.

    Dan, dikutip dari laman resmi Binus College, perjuangan Widia yang dimulai dari teras rumah akhirnya membuahkan hasil. Binus kini dikenal sebagai salah satu universitas terbaik di Asia. Universitas ini melahirkan banyak alumni berprestasi di berbagai bidang, termasuk tokoh besar seperti William Tanuwijaya, pendiri Tokopedia.

    Parfum AXL

  • Putri Habibie Dorong Pangan Sehat dengan Sentuhan Tren International-Lokal

    Putri Habibie Dorong Pangan Sehat dengan Sentuhan Tren International-Lokal

    Olenka, Jakarta – Sebagai Wisma Habibie & Ainun Circle of relatives Ambassador, Passionate Homecook, Content material Writer sekaligus pemilik Girl B Cooking Classchef, Putri Habibie tak hanya berbicara soal dapur dan resep masakan.
    Ia juga aktif mendorong kesadaran tentang pentingnya pola makan sehat, integrasi pangan lokal, hingga peran konten virtual dalam membentuk perilaku masyarakat, khususnya ibu dan keluarga muda di generation virtual.
    Ketika ditanya tentang pengaruh tren world dan lokal terhadap cara pandangnya, Putri menegaskan bahwa keduanya memiliki peran besar dalam mengubah kebiasaan konsumsi masyarakat.
    “Aku sih sendiri sangat berharap tren world yang sedang berjalan ini bisa membawa dampak positif. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, marketplace kita sekarang nilainya melambung tinggi, terutama untuk meals and diet. Tapi masih banyak pekerjaan rumah bagi kita,” ungkap Putri, saat menjadi panelis di acara diskusi ‘The Long run of Child Meals’ yang digelar Accelerice Indonesia bersama Kalbe Nutritionals, di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025)
    Lebih jauh, Putri pun melihat semakin banyak orang yang ingin tahu lebih banyak tentang gizi, pola makan sehat, dan manfaat kesehatan itu sendiri.
    “Kalau dulu orang hanya makan sayur seadanya, sekarang sudah mulai memikirkan gizi seimbang. Nah, ketika bicara tren lokal, pangan kita sebenarnya sangat kaya. Harapanku ada adaptasi dan integrasi antara tren world dengan potensi lokal. Sehat itu tidak selalu harus salmon atau produk impor. Ikan lokal atau bahan pangan yang tumbuh di halaman rumah pun bisa memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga,” jelasnya.

    Peran Konten dalam Edukasi
    Sebagai seorang chef sekaligus content material writer, Putri menilai platform virtual memberi ruang baru untuk menyebarkan edukasi kesehatan dan nutrisi.
    “Aku senang banget dengan kehadiran platform-platform ini. Sekarang ada perubahan besar dalam cara orang menerima informasi. Kalau dulu masih terikat tradition tertentu, sekarang yang disukai adalah sesuatu yang lebih relatable. Neighborhood is extra cherished,” tuturnya.
    Putri juga menyoroti pergeseran kepercayaan publik dari figur besar atau KOL (Key Opinion Chief) ke KOC (Key Opinion Client) dan komunitas yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
    “Konten yang relatable itu penting. Orang merasa lebih percaya kalau ache points-nya sama, anak susah makan, price range terbatas, tantangan sehari-hari. Dari situ accept as true with terbangun, dan edukasi jadi lebih efektif. Konten yang awalnya clinical bisa dikemas menjadi existence tales, on a regular basis tales. Itu yang bikin konten sosial media bisa jadi hero untuk shaping development,” ujarnya.
    Menurut Putri, salah satu hal yang ia syukuri adalah fakta bahwa media virtual kini bukan lagi panggung eksklusif milik selebriti.
    “Yang aku suka sekali adalah sekarang bukan hanya selebriti yang bisa punya panggung. Kita bisa melihat kehidupan masyarakat secara umum, dan itu benefit besar untuk kita, para pelaku industri. Perception bisa diperoleh lebih mudah, konten bisa jadi jembatan langsung dengan marketplace,” katanya.

    Parfum AXL

  • Profil dan Perjalanan Karier Rachel Maryam, dari Dunia Hiburan ke Panggung Politik

    Profil dan Perjalanan Karier Rachel Maryam, dari Dunia Hiburan ke Panggung Politik

    Olenka, Jakarta – Ada banyak artis Tanah Air yang melebarkan sayap kariernya ke dunia politik, salah satunya Rachel Maryam. Aktris cantik berdarah Sunda ini kini kembali menjabat sebagai anggota DPR RI untuk periode 2024–2029.
    Perjalanan politik Rachel terbilang konsisten. Ia pertama kali terpilih sebagai anggota DPR pada tahun 2009 dan terus dipercaya masyarakat hingga kini, menjadikannya sudah empat periode berturut-turut mengemban amanah di parlemen. Saat ini, Rachel Maryam aktif bertugas di Komisi I DPR RI serta di Badan Anggaran.
    Berikut telah Olenka rangkum dari pelbagai sumber, Minggu (5/10/2025), untuk mengenal lebih lanjut sosok Rachel Maryam dan perjalanan kariernya dari dunia hiburan ke panggung politik.

    Profil dan Kehidupan Pribadi
    Pemilik nama lengkap Rachel Maryam Sayidina ini lahir di Bandung pada 20 April 1980. Meski kini dikenal aktif di dunia politik, perjalanan pendidikannya justru dimulai dari bidang yang berbeda.
    Rachel sempat menempuh studi di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dengan mengambil jurusan Manajemen Tata Hidang, sesuai keinginan sang ibu yang menginginkan putrinya menekuni dunia perhotelan.
    Namun, jauh di dalam hatinya, Rachel sebenarnya ingin melanjutkan pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) karena merasa lebih cocok dengan dunia seni. Ketidaksesuaian jurusan dengan minatnya membuat Rachel akhirnya tidak menyelesaikan kuliahnya, dan tak lama kemudian, ia justru menemukan jalannya sendiri di dunia hiburan.

    Parfum AXL

  • Mengenal Sosok Dian Sastrowardoyo, Mulai deri Perjalanan Karier hingga Fakta Menarik Si ‘Cinta’!

    Mengenal Sosok Dian Sastrowardoyo, Mulai deri Perjalanan Karier hingga Fakta Menarik Si ‘Cinta’!

    Olenka, Jakarta – Nama Dian Paramita Sastrowardoyo, atau yang lebih dikenal sebagai Dian Sastro, sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Sejak kemunculannya di layar lebar awal 2000-an, Dian telah menjadi wajah dari banyak perubahan dalam industri hiburan Tanah Air.
    Namun, di balik pesona dan ketenarannya, ia adalah sosok perempuan yang berpendidikan tinggi, peduli terhadap isu sosial, dan mampu menyeimbangkan peran sebagai ibu, aktris, serta aktivis.
    Melalui karya-karyanya, kiprah sosialnya, dan cara ia menjalani kehidupan pribadi, Dian Sastrowardoyo telah menjadi simbol inspirasi bagi banyak perempuan Indonesia. Ia membuktikan bahwa menjadi “perempuan hebat” tidak harus meninggalkan nilai-nilai keluarga, melainkan bagaimana seorang perempuan mampu menjalani berbagai peran tersebut.

    Menjunjung Tinggi Pendidikan
    Lahir di Jakarta pada 16 Maret 1982, Dian tumbuh dalam keluarga yang sangat menghargai pendidikan. Ia merupakan cucu dari tokoh nasional Prof. Mr. Suryono Sastrowardoyo, seorang intelektual dan diplomat Indonesia.
    Lingkungan keluarganya yang sarat dengan nilai intelektualitas inilah yang kemudian membentuk cara pandangnya terhadap pentingnya ilmu pengetahuan. Sejak kecil, Dian dikenal sebagai sosok yang tekun dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap berbagai hal, terutama hal-hal yang berkaitan dengan pemikiran dan filsafat.
    Dian menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil jurusan Filsafat, dan berhasil lulus pada tahun 2007. Ia kerap menyebut bahwa belajar filsafat memberinya kemampuan untuk berpikir kritis dan reflektif terhadap kehidupan.

    Tak berhenti di situ, kecintaannya terhadap dunia akademik mendorongnya untuk melanjutkan studi Magister Manajemen Keuangan di universitas yang sama, yang berhasil ia tuntaskan pada tahun 2014. Baginya, pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi tentang memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman diri.
    Karier Gemilang di Dunia Hiburan
    Dian memulai perjalanannya di dunia hiburan sebagai seorang fashion. Pada tahun 1996, ia menorehkan prestasi dengan menjadi pemenang Gadis Sampul, ajang bergengsi yang telah melahirkan banyak bintang muda Indonesia. Kemenangan itu membuka pintu bagi Dian untuk terjun ke dunia seni peran.
    Namun, siapa sangka, enam tahun kemudian, perannya sebagai Cinta dalam movie “Ada Apa dengan Cinta?” (AADC) akan mengubah hidupnya secara drastis dan menjadikannya ikon perfilman nasional.

    Movie yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo itu bukan hanya menjadi fenomena budaya, tetapi juga menandai kebangkitan sinema Indonesia di awal 2000-an. Karakter Cinta yang diperankannya menjadi karakter yang terasa nyata dan relevan bagi banyak penonton. Kesuksesan movie tersebut bahkan melampaui layar lebar, menciptakan gelombang tren baru di dunia hiburan dan fesyen kala itu.
    Selepas AADC, Dian tidak berhenti pada satu citra. Ia menantang dirinya untuk terus berkembang dengan mengambil peran-peran kompleks di berbagai movie seperti Pasir Berbisik (2001), Drupadi (2008), 3 Doa 3 Cinta (2008), 7/24 (2014), hingga Kartini (2017), di mana ia memerankan tokoh pahlawan emansipasi perempuan Indonesia.
    Lewat peran tersebut, Dian berhasil menghidupkan kembali semangat perjuangan Kartini dengan nuansa fashionable yang dekat dengan generasi masa kini. Konsistensinya dalam memilih proyek berkualitas menjadikannya salah satu aktris paling dihormati di Indonesia, dengan berbagai penghargaan bergengsi sebagai bukti pengakuan atas talentanya.
    Perempuan Trendy dan Sosok Ibu yang Inspiratif

    Meski kariernya di dunia hiburan terus bersinar, Dian tetap memprioritaskan perannya sebagai seorang ibu dan istri. Ia menikah dengan Maulana Indraguna Sutowo pada tahun 2010 dan dikaruniai dua anak, Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo dan Ishana Ariandra Nariratana Sutowo.
    Di tengah padatnya jadwal syuting dan aktivitas sosial, Dian dikenal sebagai ibu yang aktif mendampingi tumbuh kembang anak-anaknya. Ia sering berbagi cerita tentang pentingnya pola asuh yang seimbang antara disiplin dan kasih sayang.
    Dian percaya bahwa menjadi ibu bukan berarti kehilangan jati diri atau berhenti berkarya. Sebaliknya, peran sebagai orang tua memberinya inspirasi baru dalam menjalani kehidupan. Ia juga kerap membahas bagaimana perempuan bisa tetap produktif tanpa merasa bersalah meninggalkan anak, asalkan dilakukan dengan komunikasi dan perencanaan yang baik.

    “Menjadi ibu bukan alasan untuk berhenti berkembang. Justru dari situ, kita belajar tentang makna tanggung jawab dan cinta yang sesungguhnya,” tulisnya dalam salah satu unggahan media sosialnya.
    Kepedulian Sosial dan Aktivisme
    Dian Sastrowardoyo tidak hanya bersinar di layar kaca, tetapi juga berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ia mendirikan Yayasan Dian Sastrowardoyo, yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
    Melalui yayasan ini, ia memberikan beasiswa, pelatihan keterampilan, dan akses pendidikan untuk membantu menciptakan generasi muda yang lebih tangguh dan berdaya saing.

    Selain itu, Dian juga sering terlibat dalam kampanye sosial yang menyoroti isu-isu penting, seperti deteksi dini kanker, kesetaraan gender, dan kesehatan psychological. Ia berpartisipasi dalam sejumlah program kemanusiaan, termasuk kampanye literasi dan gerakan perempuan di berbagai daerah di Indonesia.
    A laugh Reality
    Di balik keseriusan dan kecerdasannya, Dian juga dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan menyenangkan. Ia memiliki kegemaran membaca dan sering membagikan daftar buku favoritnya di media sosial.

    Beberapa bacaan favoritnya di antaranya adalah The Alchemist karya Paulo Coelho dan Guy’s Seek for That means karya Viktor Frankl — dua buku yang menurutnya mengubah cara pandangnya tentang kehidupan.
    Tak hanya itu, Dian juga dikenal sangat disiplin menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Ia rutin berolahraga, terutama yoga dan lari pagi, sebagai bentuk meditasi dan self-care. Di sela kesibukannya, ia juga gemar memasak untuk keluarganya dan bahkan sempat membagikan resep masakan sehat buatannya kepada para pengikutnya.
    Menariknya, Dian pernah mengaku bahwa ia bukan tipe orang yang suka berpesta atau hura-hura. Ia lebih senang menghabiskan waktu di rumah, membaca buku, atau berdiskusi tentang ide-ide besar bersama teman dekatnya. Hal ini menunjukkan bahwa di balik glamor dunia hiburan, Dian tetap mempertahankan kesederhanaan dan keaslian dirinya.

    Parfum AXL

  • Luhut Larang Kemenkeu Tarik Anggaran MBG, Purbaya: Kalau Penyerapannya Kurang Kita Ambil!

    Luhut Larang Kemenkeu Tarik Anggaran MBG, Purbaya: Kalau Penyerapannya Kurang Kita Ambil!

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tetap pada pendirian untuk menggambil anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tak terserap secara efektif. Purbaya menegaskan agenda penarikan anggaran tersebut bakal ia kebut pada akhir Oktober 2025 ini.

    Purbaya mengatakan penarikan anggaran tak terserap oleh Kementerian Keuangan dilakukan untuk mengukur kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) dalam penggunaan anggaran, dia mengatakan, apabila setelah penarikan anggaran itu BGN ternyata masih membutuhkan dana tambahan, maka Kementerian Keuangan kata dia bakal kembali mengalokasikan anggaran untuk program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

    “Kalau nanti akhir Oktober, saya bisa prediksi berapa penyerapannya, kalau kurang kita ambil uangnya. Kalau lebih kita tambah. Kita lihat seberapa efektif dia menjalankan programnya dengan baik,” ujar Purbaya dilansir Senin (6/09/2025).

    Purbaya menegaskan,penarikan anggaran tak terserap itu jelas sangat membantu BGN dalam mengebut program ini. Dia yakin program yang bisa menyerap anggaran dengan baik, bakal berjalan lancar tanpa adanya hambatan berarti.

    “Jadi enggak ada target, justru kita mau bantu mereka supaya programnya berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya.

    Purbaya melanjutkan anggaran yang tak terserap membuat dana yang telah digelontorkan pemerintah hanya terparkir menjadi dana pasif yang tak mendatangkan manfaat, baginya uang nganggur itu lebih baik digunakan untuk menopang program lain yang dapat membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat.

    “Akan terus berjalan, cuma kita pastikan lebih baik pelaksanaannya, bukan saya yang mandor, tapi kalau uangnya enggak dipakai, saya ambil,” tegasnya.

    Luhut menegaskan anggaran yang telah dikucurkan untuk menyokong program ini tak perlu diutak atik lagi. Secara tak langsung Luhut tidak sepakat dengan rencana Purbaya.

    “Tadi kami pastikan juga bahwa penyerapan anggarannya sekarang kelihatan sangat membaik. Sehingga Menteri Keuangan tidak perlu nanti mengambil anggaran yang tidak terserap,” ujar Luhut.

    “Itu kami ingatkan tadi sama Dadan, karena itu cost of fund juga. Jadi jangan sampai dana yang dialokasikan tidak terserap,” tambahnya memungkasi.

    parfum AXL

  • Silang Pendapat Komisi XII DPR di Tengah Isu Ancaman PHK Karyawan SPBU Swasta

    Silang Pendapat Komisi XII DPR di Tengah Isu Ancaman PHK Karyawan SPBU Swasta

    Isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta mulai menguak belakangan ini. Desas-desus itu mengemuka di tengah krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU non plat merah tersebut, dimana  paceklik BBM itu sudah mulai melanda sejak beberapa bulan belakangan.

    Adapun kekeringan BBM itu melanda SPBU swasta seperti Shell yang memiliki 197 SPBU dengan sekitar 5.300 karyawan. Dari total SBPU itu kini hanya tersisa lima yang masih beroperasi.

    Saat ini SPBU tersebut hanya menjual RON 92 sebab jenis lainnya sudah kehabisan stok, ketersedian RON 92 di VIVO diperkirakan bakal habis pada pertengahan bulan ini.

    Hal yang sama juga terjadi pada PT ExxonMobil Lubricants Indonesia yang memiliki jaringan sekitar 1.200 SPBU mini dengan jumlah tenaga kerja langsung sekitar 2.000 orang. Stok BBM mereka diperkirakan bertahan hingga November 2025.

    Isu PHK itu baru-baru ini viral di media sosial dan memicu tanggapan beragam.  Pihak SPBU swasta seperti Shell Indonesia langsung membantah desas-desus itu, sebab semua karyawan mereka tetap diberdayakan karena akan mengoptimalkan toko dan bengkel yang masih berjalan kendati seluruh SPBU mereka dijual ke perusahaan lain.

    Komisi XII DPR RI sudah menindaklanjuti isu PHK massal dan kelangkaan BBM di SPBU swasta itu, DPR telah menggelar rapat bareng sejumlah SPBU swasta yang tengah dilanda paceklik BBM pada Rabu (1/10/2025).

    Politisi Gerindra itu mengatakan hal ini setelah mendengar langsung pernyataan perwakilan BP-AKR yang mengaku stok BBM mereka bertahan hingga akhir Oktober 2025 ini. Adapun AKR mengoperasikan 107 SPBU ditambah 70 SPBU BP, dengan total karyawan sekitar 700 orang.

    “Oke ada 700 orang yang terancam berhenti (di PHK) kalau enggak ada pasokan,” kata Bambang.

    Berbeda dengan Bambang Haryadi, Anggota Komisi XII DPR RI Jalal Abdul Nasir dengan tegas mengatakan, SPBU swasta tak boleh melakukan PHK sebab kelangkaan BBM yang terjadi sekarang ini disebabkan oleh faktor penjualan yang meningkat, bukan karena kuota impor yang dibatasi pemerintah, justru sebaliknya jatah impor untuk SPBU swasta ditingkatkan dibanding tahun lalu.

    Itu artinya saat ini perusahaan SPBU swasta sedang menyerok untung besar, jadi menurut politisi PKS itu kesejahteraan karyawan mesti ditingkatkan, bukan justru sebaliknya melakukan PHK dengan alasan krisis stok BBM.

    “Kalau penjualan naik dan laba meningkat, mestinya ada ruang untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kesejahteraan karyawan. Jangan sampai pekerja dikorbankan di tengah cuan perusahaan yang naik,” kata Jalal dalam keterangannnya dilansir Olenka.id Jumat (3/10/2025).

    Menurut Jalal, saat ini sebagian publik masih salah paham terkait kelangkaan BBM yang berujung pada isu PHK ini, fakta bahwa krisis stok BBM karena peningkatan penjualan itu mesti disampaikan ke masyarakat, jangan sampai pemerintah justru menjadi kambing hitam dari gonjang-ganjing krisis BBM.

    “Fakta ini penting untuk disampaikan ke publik agar tidak salah paham. Jangan sampai masyarakat menilai keliru bahwa pemerintah yang menjadi penyebab kelangkaan,” tegasnya.

    “Pemerintah punya niat baik menjaga ketahanan energi dan devisa, tapi karena kurang tersampaikan dengan baik, publik menganggap seolah-olah pemerintah menghambat,” tambahnya memungkasi.

    parfum AXL

  • Kenali Tata Cara dan Persyaratan Pemecahan Bidang Tanah bagi Pemegang Hak

    Kenali Tata Cara dan Persyaratan Pemecahan Bidang Tanah bagi Pemegang Hak

    Pemecahan bidang tanah jadi salah satu layanan yang paling umum diajukan di Kantor Pertanahan. Pemecahan bidang tanah bisa dilakukan dalam beberapa proses, seperti pembagian tanah waris, jual-beli sebagian tanah, atau pembangunan kawasan perumahan di mana pihak pengembang memecah tanah menjadi kavling-kavling.

    “Pemecahan bidang tanah adalah proses membagi satu bidang tanah yang memiliki satu sertipikat, menjadi beberapa bagian dan masing-masing bagian punya sertipikat sendiri, yang mana setelahnya sertipikat induk menjadi tidak berlaku pasca dilakukannya pemecahan,” jelas Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT), Shamy Ardian dalam keterangannya, di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (02/10/2025).

    Pemecahan bidang tanah dapat dilakukan jika ada permintaan dari pemegang hak yang bersangkutan. Satu bidang tanah yang telah terdaftar dapat dipecah menjadi beberapa bagian untuk jadi satuan bidang baru, dengan status hukum yang sama seperti bidang tanah semula.

    Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, untuk satuan bidang baru yang dipisahkan dibuatkan surat ukur, buku tanah, dan sertipikat sebagai satuan bidang tanah baru. Sementara, peta pendaftaran, daftar tanah, surat ukur, buku tanah, dan sertipikat bidang tanah semula akan dibubuhkan catatan mengenai telah diadakannya pemecahan tersebut.

    Bagi masyarakat yang ingin melakukan pemecahan bidang tanah, dapat mengajukan beberapa berkas, yaitu sertipikat asli tanah (SHM/SHGB); fotokopi KTP dan KK pemilik; surat permohonan pemecahan; SPPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir; bukti lunas PBB; rencana tapak/site plan dari pemerintah kabupaten/kota setempat (bagi pengembang). Jika tanah dalam status warisan, maka diperlukan juga akta waris/surat keterangan waris, serta surat kematian pemilik lama.

    Usai masyarakat mengajukan permohonan pemecahan sertipikat, petugas Kantor Pertanahan akan melakukan pengukuran ulang dan membuat peta bidang tanah baru sesuai rencana pembagian. Biaya pengukuran dikenakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kemudian, Kantor Pertanahan akan memproses dan menerbitkan sertipikat baru hasil pemecahan.

    parfum AXL

  • Program Desa Pesisir Hingga Beasiswa Raih Penghargaan di Pelindo TJSL Award

    Program Desa Pesisir Hingga Beasiswa Raih Penghargaan di Pelindo TJSL Award

    Puluhan usaha mikro dan kecil (UMK) binaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mendapat kesempatan memperluas pasar lewat pameran yang digelar di Ciawi, Bogor, 29–30 September 2025. Bersamaan dengan itu, Pelindo juga mengumumkan empat program sosial terbaik di ajang Pelindo TJSL Awards 2025.

    Dua kegiatan tersebut menjadi rangkaian peringatan Hari Pelindo ke-4. Dalam pameran tersebut, berbagai produk lokal, dari makanan olahan, kerajinan, hingga fashion, dipamerkan. Meski hanya berlangsung dua hari, acara ini menghasilkan transaksi senilai Rp72,9 juta, di mana sebanyak 1.125 produk terjual.

    Penghargaan TJSL Awards diberikan kepada unit dan individu yang dianggap berhasil menjalankan program sosial dengan dampak nyata. Dari 38 peserta, empat pemenang ditetapkan, yakni pendampingan Desa Penawarsari (kategori lingkungan), Water Taxi Bali Marine (kategori UMK), Beasiswa Pelindo Juara (kategori pendidikan), serta Muhammad Hasan Basri dari PT Pelindo Multi Terminal sebagai individu terbaik.

    Dia menambahkan, melalui TJSL Awards, perusahaan ingin menginspirasi seluruh insan Pelindo untuk terus menciptakan inovasi sosial yang berdampak luas. Hal ini sejalan dengan misi Pelindo sebagai enabler of global trade sekaligus mitra masyarakat,” jelasnya.

    Dengan dua agenda itu, peringatan ulang tahun Pelindo tidak hanya diisi seremoni, melainkan juga memberi ruang bagi pelaku usaha kecil dan program sosial di lingkungan pelabuhan.

    parfum AXL

  • Dompet Dhuafa Perkuat Kolaborasi dengan Berbagai Komunitas di Indonesia

    Dompet Dhuafa Perkuat Kolaborasi dengan Berbagai Komunitas di Indonesia


    Dompet Dhuafa mengundang puluhan komunitas dari seluruh Indonesia untuk menghadiri Community Gathering bertema “Spread Kindness, Build Togetherness” di Ampera, Jakarta Selatan pada Kamis (2/9). Acara ini digelar sebagai penguatan jalinan kolaborasi Dompet Dhuafa dan para komunitas yang telah bekerja sama untuk memberdayakan masyarakat.

    Etika Setiawanti, Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa, menekankan pentingnya kolaborasi dalam misi kemanusiaan. Menurutnya, tercapainya target penyaluran dan pemberdayaan penerima manfaat tidak terlepas dari kolaborasi dengan komunitas.

    “Puluhan perwakilan komunitas dari ratusan komunitas yang sudah terhubung dengan Dompet Dhuafa hadir dalam kesempatan ini. Diharapkan, kegiatan ini menjadi ajang terwujudnya sinergi kebaikan dan memunculkan ide-ide maupun gagasan yang penting bagi program kebermanfaatan bagi Dompet Dhuafa. Kami juga berharap bisa memperluas kerja sama dengan banyak komunitas lainnya,” ujar Etika.

    “Kini waktunya anak-anak muda menjadi penggerak kebaikan. Dari mereka, terbuka gagasan-gagasan penting dan ide-ide kreatif dalam hal kebaikan,” kata Ahmad Faqih Syarafaddin selaku General Manager (GM) Penghimpunan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Dompet Dhuafa.

    Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Rinaldi Nur Ibrahim, CEO Youth Ranger Indonesia; Inara Rusli dari Komunitas Teman Searah; serta Wawang Sunarya, penerima manfaat dan penggiat komunitas.

    Rinaldi Nur Ibrahim menyebut bahwa komunitas bukan sekadar tempat meluangkan waktu, melainkan juga meluangkan gagasan, ide-ide, serta curhat-curhat anak-anak muda. Hal positif dalam berkomunitas adalah mengajak anak-anak muda untuk bertumbuh dan menghasilkan gagasan yang positif bagi masyarakat.

    “Youth Ranger sendiri dibangun atas inisiatif anak-anak muda yang membutuhkan wadah. Berawal dari keresahan yang sama dan membentuk pola-pola pikir yang sama tercetuslah untuk membuat komunitas,” ungkap Rinaldi.

    “Indonesia dikenal dengan semangat gotong-royong yang telah menjadi bagian integral dari budaya masyarakatnya. Dalam konteks modern, semangat ini dapat diadaptasi untuk membangun ekonomi berbasis komunitas yang tangguh dan berkelanjutan. Dompet Dhuafa, mengajak komunitas kebaikan dalam memperluas kolaborasi untuk kebermanfaatan yang lebih luas,” pungkas Etika Setiawanti.

    parfum AXL

  • Pulang Kantor Paling Malam, Chairul Tanjung Tunjukkan Pemimpin Harus Jadi Teladan

    Pulang Kantor Paling Malam, Chairul Tanjung Tunjukkan Pemimpin Harus Jadi Teladan

    Founder dan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, menekankan bahwa seorang pemimpin sejati bukan hanya memberi instruksi, tetapi juga menjadi teladan nyata bagi tim yang dipimpinnya.

    Menurut pria yang akrab disapa CT ini, kepemimpinan yang kuat lahir dari konsistensi, kerja keras, dan kemampuan untuk menginspirasi.

    “Relatif pulang paling malam. Yang lebih malam dari saya ya office boy, partner saya. Ya gitu ya,” tutur Chairul Tanjung, dalam sebuh video sebagaimana dikutip Olenka, Minggu (5/09/2025).

    Pria kelahiran 18 Juni 1962 ini juga menegaskan prinsip dasarnya dalam bekerja, yakniselalu berusaha memberikan yang terbaik dan mendorong tim untuk melakukan hal yang sama.

    “Itu prinsipnya, tapi guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Itu gunakan sebagai hal yang pokok di dalam Anda kalau punya kesempatan nanti menjadi pemimpin,” kata Chairul Tanjung.

    parfum AXL